Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Heboh! Warga di Sukabumi Gabungkan Dua Simbol Agama Bikin Resah Masyarakat

Terbit 24 Oct 2021 04:42 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Heboh! Warga di Sukabumi Gabungkan Dua Simbol Agama Bikin Resah Masyarakat — Cianjur Update
HEBOH: Warga Sukabumi gabungkan simbol dan tulisan dua agama hingga membuat heboh warga. (Foto: Sukabumiupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Sukabumi – Seorang warga di Sukabumi membuat resah masyarakat. Pasalnya, ia dengan sengaja menggabungkan simbol dan tulisan dua agama hingga viral di media sosial.

Diketahui, warga tersebut berinisal AS (60) dan tinggal di Kampung Citangkalak RT 05/RW 10 Desa Bojong Sawah, Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Rumah AS pun didatangi warga sekitar pada Sabtu (23/10/2021), karena penasaran dengan gambar dan simbol-simbol agama yang dibuat AS.

Iklan sevilage

Kedatangan warga ini menyusul adanya rekaman video yang beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp. Dalam video tersebut, warga memperlihatkan lukisan dan tulisan di dalam rumah AS yang dianggap tak lazim. Salah satunya adalah daftar 5 golongan orang beriman menurut Allah.

Baca Juga
Sejalan dengan Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN Cianjur Hadirkan Kepedulian dan Edukasi Keselamatan bagi Warga Desa Babakankaret
Berita · Berita terkait

Camat Kebonpedes Gelar Musyawarah

Tak ingin warga main hakim sendiri, Forkopimcam Kebonpedes langsung mengamankan AS, untuk kemudian diajak bertemu dengan para tokoh masyarakat.

Camat Kebonpedes, Ali Iskandar membenarkan kehebohan tersebut. Menurutnya, warga mendatangi rumah AS karena penasaran dengan isinya, terutama tulisan, gambar, dan lukisan yang menggabungkan simbol sejumlah agama.

“Namanya berkehidupan sosial apalagi berkaitan dengan kebiasaan berbaur di masyarakat. Ada hal-hal yang dirasa biasanya berlaku secara umum, tadi masyarakat pun mendatangi rumah tersebut,” ujar Ali.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

Lebih jauh Ali menjelaskan, pemerintah setempat sudah mengumpulkan semua pihak untuk melakukan musyawarah.

“Kita akan melakukan instrumen scanning, mengamati, mencari data, memastikan tidak ada yang main hakim sendiri, tidak ada persekusi, dan tidak ada yang intimidasi. Ada klarifikasi informasi yang sebenarnya seperti apa makanya kita sekarang sedang melakukan musyawarah,” papar Ali.

Ia pun berharap, moderasi beragama itu bisa berjalan, tetapi tanpa kemudian mencampur adukan antara satu keyakinan dengan keyakinan yang lainnya. Selanjutnya, AS pun dibawa ke kantor Polsek Kebonpedes untuk diamankan.

Baca Juga
Kompol Usep Nurdin Pindah ke Sukabumi, AKP Sujana Awin Umar Ambil Alih Kapolsek Cugenang
Berita · Berita terkait

Situasi di Kebonpedes Sudah Kondusif

Kapolsek Kebonpedes IPTU Tommy Ganhani Jaya Sakti menyebut situasi sudah kondusif. 

“Gambar simbol penggabungan agama sudah dicopot. Sementara warga diredam, tidak ada pengrusakan dan tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan. AS sudah kita bawa ke Polres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan,” tandasnya.(sis)

Sumber: Sukabumiupdate.com

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{