Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Harmoko Meninggal Dunia di Usia ke-82, Berikut Profil Lengkapnya

Terbit 5 Jul 2021 03:55 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Harmoko Meninggal Dunia di Usia ke-82, Berikut Profil Lengkapnya — Cianjur Update
MENINGGAL: Mantan Menteri Penerangan era Presiden Soeharto, Harmoko meninggal dunia. (Foto: Instagram bung.harmoko)

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Mantan Ketua MPR RI era pemerintahan BJ. Habibie sekaligus mantan Menteri Penerangan era Presiden Soeharto, Harmoko dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (4/7/2021).

Harmoko menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 20.22 Wib di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

“Inalillahi wa innailaihi rojiun, telah meninggal dunia Bpk. H. Harmoko bin Asmoprawiro pada Minggu 4 Juli jam 20.22 Wib di RSPAD Gatot Soebroto,” demikian pesan yang diterima wartawan.

Iklan sevilage

“Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau dan mohon doanya insya Allah beliau husnul khotimah,” lanjutnya.

Harmoko kabarnya akan dimakamkan dengan protokol Covid-19, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada Senin, 5 Juli 2021.

Baca Juga
Kondisi Kritis, Remaja Pengidap TB Tulang Asal Cidaun Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

Harmoko pun diketahui sudah cukup lama mempunyai riwayat penyakit parkinson.

Berikut Profil Harmoko

Mengutip dari Kepustakaan Presiden di situs Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Harmoko lahir di Nganjuk, Jawa Timur, pada 7 Februari 1939. Ia merupakan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan Indonesia pada masa Orde Baru.

Harmoko dikenal sebagai sosok orang dekat sekaligus tokoh yang meminta Soeharto agar mundur dari jabatan presiden pada masa krisis moneter 1998.

Ia pun pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar selama 5 tahun, dari 1993-1998.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Karirnya sebelum terjun di dunia politik, pada awalnya Harmoko merupakan seorang wartawan dan kartunis di Harian Merdeka dan Majalah Merdeka setelah lulus dari sekolah menengah.

Kemudian, pada 1964 mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ini juga pernah menjadi wartawan di Harian Angkatan Bersenjata dan menjadi Pemimpin Redaksi surat kabar berbahasa Jawa, Merdiko.

Lalu, pada 1966 hingga 1968, ia pun menjadi penanggung jawab Harian Mimbar Kita.

Kredibelitas Harmoko membuatnya dilirik Presiden Soeharto hingga akhirnya ia berhasil menjabat sebagai Menteri Penerangan RI selama 14 tahun sejak 1983.

Baca Juga
Jelang Edelweiss Running Festival, Berikut Jalur dan Pengaturan Lalin Perlombaan
Berita · Berita terkait

Selama menjabat sebagai Menteri, dapat dikatakan Harmoko menjadi salah satu orang kepercayaan ke-2 Presiden Soeharto.

Harmoko dianggap mampu menerjemahkan gagasan-gagasan Soeharto kala itu.

Bahkan, Ia juga pencetus ide Kelompencapir (Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa) yang berfungsi untuk menyampaikan informasi dari pemerintah ke publik.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini juga sosok dibalik pembredelan Tempo, DeTik, dan Editor dengan tujuan demi kestabilan pemerintahan.(sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{