Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Google Tetapkan Pajak 24% untuk Konten Kreator Youtube di Seluruh Dunia? Cek Faktanya

Terbit 10 Mar 2021 05:42 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Google Tetapkan Pajak 24% untuk Konten Kreator Youtube di Seluruh Dunia? Cek Faktanya — Cianjur Update

– Para Youtuber mendapatkan email bahwa Google dikabarkan akan tetapkan pajak 24% untuk konten kreator Youtube di seluruh dunia. Sontak hal tersebut membuat gempar para konten kreator yang selama ini mendulang rupiah dari Youtube. Rencananya, kebijakan ini akan berlaku mulai pertengahan tahun ini.

Dalam email yang dikirimkan, disebutkan bahwa Google akan diwajibkan untuk memotong pajak AS dari pembayaran kepada kreator di luar AS pada akhir tahun ini, paling cepat Juni 2021. Selama beberapa minggu ke depan, Google akan meminta para konten kreator untuk mengirimkan informasi pajak di AdSense untuk menentukan jumlah pajak yang tepat untuk dipotong jika ada.

Jika info pajak tidak diberikan sebelum 31 Mei 2021, Google mungkin diwajibkan untuk memotong hingga 24 % dari total penghasilan. Dalam beberapa minggu ke depan, para Youtuber akan menerima email untuk mengirimkan informasi pajak di AdSense.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Alat pajak online di AdSense terdiri dari enam langkah dan akan menanyakan serangkaian pertanyaan untuk memandu melalui proses dalam menentukan apakah ada pajak AS yang berlaku.

Mengapa terjadi?

Dalam email tersebut juga dijelaskan mengapa pendapatan dari Youtube akan dipotong 24 %. Hal itu karena Google bertanggung jawab berdasarkan Bab 3 Kode Pendapatan Internal AS untuk mengumpulkan informasi pajak dari semua pembuat konten yang memonetisasi di luar AS.

Selain itu memotong pajak dalam kasus tertentu ketika mereka memperoleh penghasilan dari pemirsa di AS. Untuk pembuat konten di luar AS, Goggle akan segera memperbarui Persyaratan Layanan di mana penghasilan Youtuber dari YouTube akan dianggap sebagai royalti dari perspektif pajak AS.

Baca Juga
Dukung Transportasi Ramah Lingkungan, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan untuk Pengembangan Becak Listrik di Cianjur
Berita · Berita terkait

Ini dapat memengaruhi cara penghasilan dikenai pajak dan sebagaimana diwajibkan oleh undang-undang AS, Google akan memotong pajak.

“Jika Anda memberikan info pajak, pajak AS hanya dapat diterapkan ke penghasilan bulanan AS dari AdSense (pendapatan yang diperoleh dari penonton di AS melalui penayangan iklan, YouTube Premium, Super Chat, Super Stickers, dan Membership Channel). Jika tidak ada info pajak yang diberikan, tarif pajak Anda mungkin default ke tarif pemotongan cadangan individu yang lebih tinggi (24% dari total penghasilan di seluruh dunia). Untuk memperkirakan potensi dampak pada penghasilan Anda, ikuti petunjuk ini,” bunyi email tersebut.

Kabar mengenai Google tetapkan pajak 24% untuk konten kreator Youtube di seluruh dunia ini pun ramai di berbagai sosial media, terlebih para konten kreator.(*/bbs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{