Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Efikasi Vaksin Moderna Lebih Tinggi, Bagaimana Efek Sampingnya?

Terbit 30 Aug 2021 12:59 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Efikasi Vaksin Moderna Lebih Tinggi, Bagaimana Efek Sampingnya? — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Kabupaten Cianjur memiliki beberapa vaksin Covid-19 yakni Sinovac, Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna. Setiap vaksin memiliki efikasi berbeda atau tingkat kemanjuran dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi saat tahap uji klinis.

Efek vaksin jenis Moderna berbeda dengan vaksin lainnya. Pasalnya, vaksin in memiliki efikasi 90 persen terhadap kasus Covid-19 dan lebih dari 95 persen terhadap kasus yang parah, dengan sekitar 6 bulan tindak lanjut rata-rata setelah dosis kedua. Untuk Pfizer 95 persen, dari data fase tiga awal yang dilaporkan pada Desember 2020.

Vaksin Astrazeneca efikasi 70,4 persen dalam mencegah Covid-19. Dua suntikan vaksin AstraZeneca, 67 persen efektif terhadap varian Delta, naik dari 60 persen dari yang dilaporkan semula, dan 74,5 persen efektif terhadap varian Alpha, dibandingkan dengan perkiraan awal efektivitas 66 persen.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Untuk vaksin Sinovac, data dari BPOM menunjukkan nilai efikasi vaksin Sinovac di Indonesia yang dihasilkan dari tahapan klinis sebesar 65,3 persen. Berbeda dengan nilai efikasi vaksin yang sama di Turki 91,25 persen dan di Brazil 78 persen.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, vaksin jenis Moderna yang saat ini akan digunakan untuk masyarakat dan booster kepada tenaga kesehatan (nakes) memiliki kadar sama 0,5 mililiter.

“Moderna karena efikasi tinggi, sehingga memiliki efek samping tinggi juga dan ini paling tinggi dibanding jenis vaksin lain,” kata dia kepada Cianjur Update, Senin (30/8/2021).

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan, penerima vaksin remaja hingga lanjut usia efikasinya tetap tidak naik turun dengan efek samping seperti demam, sakit di tempat suntikan, dan mual serta muntah.

“Secara faktual ini memang terjadi setiap yang disuntik terdapat keluhan namun bukan KIPI,” beber dia.

Sehingga baik booster ataupun bukan dalam hal ini masyarakat yang divaksin memang terdapat efek samping yang sama.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{