Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Duh, 68 Pekerja Pabrik di Cianjur Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia

Terbit 28 Jun 2021 05:44 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Duh, 68 Pekerja Pabrik di Cianjur Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia — Cianjur Update
POSITIF: 68 pekerja pabrik di Cianjur positif Covid-19, Satgas langsung tracing kontak erat. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Sebanyak 68 pekerja pabrik di Kecamatan Mande dan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, ada seorang yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi.

Para pekerja itu berasal dari tiga pabrik yang ada di Kecamatan Mande. Dominan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah pekerja perempuan.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal membenarkan kabar tersebut. Sebanyak 68 pekerja dari beberapa pabrik terkonfirmasi positif dan satu meninggal.

Iklan sevilage

“Tersebar jadi kepala puskesmas saat itu menyampaikan ada 68 yang terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan ada yang meninggal satu orang,” ujarnya kepada Cianjur Update, Senin (28/6/2021).

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Kejadian ini berawal ketika ada beberapa pekerja yang sakit dan berobat di salah satu klinik swasta.

“Klinik swasta itu lalu berkoordinasi dengan puskesmas dalam penanganannya. Ada yang bergejala, tapi banyaknya orang tanpa gejala (OTG),” jelasnya.

68 Pekerja Pabrik di Cianjur Positif Covid-19

Pihaknya terus berkoordinasi melalui puskesmas setempat untuk melakukan tracing kasus temuan 68 pekerja pabrik positif Covid-19 ini. Bersama HRD masing-masing perusahaan pihaknya, kini tengah memeriksa kontak erat.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Dengan HRD masing-masing pabrik dan ketika yang kontak erat harus segera melakukan swab antigen. Alhamdulillah mereka sudah menyampaikan dan mengidentifikasi by name by address pegawai mana yang harus melakukan swab test,” paparnya.

Yusman mengungkapkan, beberapa pekerja memang sudah menjalani isolasi di rumah masing-masing. Bahkan, ada pabrik yang siap menyediakan tempat isolasi terpusat dengan biaya sendiri.

“Saat ini mereka sedang berproses dan mencari tempat isolasi, itu sangat membantu,” ungkapnya.

Agar hal ini tidak terjadi lagi, Yusman pun mengimbau Satgas Covid-19 kecamatan dan desa untuk bisa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap paparan virus Corona.

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

“Karena dengan kecepatan, semua akan tertanggulangi dengan baik. Pengendaliannya akan maksimal kalau responnya cepat,” terangnya.

Yusman mengaku, kasus ini masih dikembangkan dengan pihak manajemen pabrik terkait, sehingga puskesmas bisa bergerak cepat.

“Puskesmas bergerak berdasarkan identifikasi by name by address, jadi pihak pabrik harus terbuka untuk memberikan informasi. Karena bilamana menghambat, ada sanksi sampai penutupan pabrik,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{