Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
CIANJURUPDATE.COM — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mengklarifikasi status dua remaja berseragam putih biru yang diamankan pihak kepolisian terkait dugaan rencana tawuran.
Keduanya dipastikan sudah tidak berstatus sebagai siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), melainkan telah berstatus sebagai siswa kelas X di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ipan Sopandi, menyatakan bahwa pihaknya segera turun tangan melakukan penelusuran setelah menerima informasi penangkapan remaja berseragam SMP oleh aparat kepolisian. Langkah cepat ini diambil untuk memverifikasi asal sekolah kedua remaja tersebut.

"Hasil penelusuran kami, dua orang yang mengenakan seragam SMP tersebut ternyata sudah menjadi siswa SMK. Karena masih mengikuti MPLS, mereka masih menggunakan seragam SMP," katanya, Selasa (21/7).
Penelusuran ini dipandang perlu guna memperjelas batasan kewenangan pembinaan pelajar. Sesuai regulasi, pengelolaan dan pembinaan jenjang SMP berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Cianjur, sementara untuk jenjang SMA dan SMK merupakan ranah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Kami langsung menelusuri karena khawatir mereka masih menjadi anak didik kami. Setelah dipastikan, ternyata mereka sudah bukan binaan Disdikpora Kabupaten Cianjur, melainkan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujarnya.
Meskipun kewenangan pembinaan kedua remaja tersebut kini berada di tingkat provinsi, Ipan menegaskan bahwa Disdikpora Kabupaten Cianjur tetap menjalankan komitmen pengawasan untuk seluruh satuan pendidikan jenjang SMP di wilayahnya. Langkah preventif terus digalakkan guna menekan angka kenakalan remaja.
"Kami akan terus melakukan pembinaan kepada sekolah dan para pelajar agar tidak terpengaruh hal-hal negatif, termasuk aksi tawuran yang belakangan ini banyak muncul di media sosial," katanya.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mengimbau seluruh jajaran sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap peserta didik masing-masing.
Pihak sekolah juga diminta memprioritaskan penguatan pendidikan karakter agar siswa memiliki kontrol diri yang baik, bijak dalam memilih lingkungan pergaulan, dan terhindar dari provokasi yang mengarah pada pelanggaran hukum.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


