Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP

Terbit 21 Jul 2026 20:53 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP — Cianjur Update
Disdikpora Cianjur memastikan dua remaja yang diamankan polisi terkait dugaan tawuran bukan lagi siswa SMP. Foto: Ilustrasi AI

CIANJURUPDATE.COM — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mengklarifikasi status dua remaja berseragam putih biru yang diamankan pihak kepolisian terkait dugaan rencana tawuran.

Keduanya dipastikan sudah tidak berstatus sebagai siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), melainkan telah berstatus sebagai siswa kelas X di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ipan Sopandi, menyatakan bahwa pihaknya segera turun tangan melakukan penelusuran setelah menerima informasi penangkapan remaja berseragam SMP oleh aparat kepolisian. Langkah cepat ini diambil untuk memverifikasi asal sekolah kedua remaja tersebut.

Iklan sevilage

"Hasil penelusuran kami, dua orang yang mengenakan seragam SMP tersebut ternyata sudah menjadi siswa SMK. Karena masih mengikuti MPLS, mereka masih menggunakan seragam SMP," katanya, Selasa (21/7).

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

Penelusuran ini dipandang perlu guna memperjelas batasan kewenangan pembinaan pelajar. Sesuai regulasi, pengelolaan dan pembinaan jenjang SMP berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Cianjur, sementara untuk jenjang SMA dan SMK merupakan ranah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kami langsung menelusuri karena khawatir mereka masih menjadi anak didik kami. Setelah dipastikan, ternyata mereka sudah bukan binaan Disdikpora Kabupaten Cianjur, melainkan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Meskipun kewenangan pembinaan kedua remaja tersebut kini berada di tingkat provinsi, Ipan menegaskan bahwa Disdikpora Kabupaten Cianjur tetap menjalankan komitmen pengawasan untuk seluruh satuan pendidikan jenjang SMP di wilayahnya. Langkah preventif terus digalakkan guna menekan angka kenakalan remaja.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

"Kami akan terus melakukan pembinaan kepada sekolah dan para pelajar agar tidak terpengaruh hal-hal negatif, termasuk aksi tawuran yang belakangan ini banyak muncul di media sosial," katanya.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mengimbau seluruh jajaran sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap peserta didik masing-masing.

Pihak sekolah juga diminta memprioritaskan penguatan pendidikan karakter agar siswa memiliki kontrol diri yang baik, bijak dalam memilih lingkungan pergaulan, dan terhindar dari provokasi yang mengarah pada pelanggaran hukum.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Indra Arfiandi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{