Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dinsos Cianjur Sebut Bantuan bagi Keluarga Penderita Gizi Buruk Kerap Terganjal Adminduk

Terbit 9 Jun 2021 06:00 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Dinsos Cianjur Sebut Bantuan bagi Keluarga Penderita Gizi Buruk Kerap Terganjal Adminduk — Cianjur Update
BANTUAN: Dinsos Kabupaten Cianjur dorong pemenuhan bantuan bagi keluarga penderita gizi buruk. (Foto: Istimewa)

Cianjur Update.COM, Cianjur – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur terus berupaya memberikan bantuan bagi balita atau keluarga penderita gizi buruk.

Namun demikian, setiap kepala keluarga penderita gizi buruk kerap terganjal dengan persyaratan administrasi kependudukan (adminduk) yang tidak lengkap, atau bahkan tidak memiliki sama sekali.

Kepala Dinsos Kabupaten Cianjur, Ahmad Mutawali menjelaskan, tugas Dinsos adalah melakukan verifikasi dan memfasilitasi masyarakat terkait upaya perlindungan sosial.

Iklan sevilage

Sehingga, lanjutnya, pemenuhan kebutuhan para penderita gizi buruk bisa tersedia dan terbantu oleh pemerintah terutama di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Kami akan verifikasi apakah masyarakat tersebut terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau tidak. Kalau tidak, kami akan upayakan agar mereka bisa masuk,” ucap dia kepada Cianjur Update, Rabu (9/6/2021).

Agar data penderita gizi buruk bisa masuk ke DTKS, lanjutnya, caranya adalah mereka harus mendaftar ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Desa. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

“Kalau sudah masuk PKH dan BPNT, Alhamdulillah. Tapi kalau belum, kami akan terus dorong agar data DTKS itu masuk dan terdata di Kemensos, sehingga bisa segera mendapatkan bantuan,” jelas dia.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Bantuan Terhadap Penderita Gizi Buruk

Dari upaya pemberian bantuan terhadap penderita gizi buruk, lanjut Mutawali, yang kerap menjadi kesulitan adalah kelengkapan administrasi kependudukan (adminduk).

Sebab, sebutnya, masih banyak warga atau keluarga yang anaknya menderita gizi buruk belum memiliki KTP atau KK.

“Terkait dengan bansos memang harus lengkap adminduknya. Jadi masyarakat harus melengkapi dulu adminduk, baru bisa kami upload di SIKS-NG dan masyarakat akan mendapatkan bantuan,” jelas dia.

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

Mengutip data Dinkes Cianjur, pada 2019, temuan angka gizi buruk ada 93 kasus. Pada 2020 terjadi peningkatan hingga 153 kasus, dan terakhir di 2021 periode Januari-Mei ada sebanyak 43 kasus.

Sehingga dalam kurun waktu tiga tahun sudah ada 289 kasus gizi buruk yang terdata di Kabupaten Cianjur.

“Intinya, kami ingin mendorong perlindungan sosial bagi keluarga penderita gizi buruk. Kami upayakan supaya pemenuhan kebutuhan dasarnya bisa tersedia,” tandas dia.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{