Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Darurat Sampah, Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara Mulai 13 Oktober 2025

Terbit 11 Oct 2025 09:42 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Darurat Sampah, Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara Mulai 13 Oktober 2025 — Cianjur Update
Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tutup sementara akibat persoalan sampah. (Foto: Istimewa)

— Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BB TNGGP) mengambil langkah tegas dengan menutup sementara seluruh jalur pendakian ke Gunung Gede dan Gunung Pangrango.

Penutupan yang efektif berlaku mulai Senin, 13 Oktober 2025, ini dipicu oleh persoalan lingkungan yang mendesak, yaitu tumpukan sampah yang ditinggalkan oleh oknum pendaki.

Keputusan ini bukan hanya respons terhadap masalah kebersihan, tetapi juga upaya krusial untuk melindungi ekosistem hutan yang terancam.

Iklan sevilage

“Masalah sampah akibat ulah pendaki nakal ini berdampak dan terhadap kenyamanan dan kelestarian ekosistem TNGGP,” ungkap Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, pada Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga
Diduga Jadi Tempat Pesta Miras dan Tempat Pembuangan Sampah, 23 Bangunan Liar di Jalur Bandung-Cianjur Dibongkar Satpol PP
Berita · Berita terkait

Tingginya minat masyarakat terhadap pendakian Gede Pangrango, yang dikenal dengan panorama indah, flora dan fauna endemik, serta aksesibilitasnya yang dekat dengan kota-kota besar, ternyata tidak sejalan dengan kesadaran akan tanggung jawab lingkungan.

Sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran nomor PG.06/T.2/TU/B/10/2025 tentang Penutupan Wisata Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, diakui bahwa tingginya antusiasme pendaki juga menyisakan tantangan terkait masalah sampah yang berulang kali menjadi perhatian publik.

Merujuk pada Memorandum Direktur Jenderal KSDAE Nomor M.105/KSDAE/PJL/KSA.04/10/2025 tanggal 9 Oktober 2025 tentang Pengelolaan Pendakian, BB TNGGP akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitas pendakian.

Baca Juga
Berdayakan Warga Ciloto, Padat Karya Tunai Mulai Normalisasi Sungai
Berita · Berita terkait

“Dimulai tanggal 13 Oktober 2025 sampai batas waktu yang belum ditentukan, pendakian ditutup sementara baik melalui Cibodas, Gunung Putri, ataupun Selabintana,” tegasnya.

Selama masa penutupan, TNGGP akan melaksanakan aksi bersih-bersih besar-besaran (clean-up operation) serta evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pendakian. Kegiatan ini akan melibatkan kolaborasi multi-pihak.

“Total ada 44 orang yang setiap harinya akan melakukan pembersihan di jalur pendakian hingga kawasan Alun-alun Suryakencana,” tambah Deni.

Tim ini terdiri dari petugas TNGGP, TNI, Polri, volunteer, hingga mahasiswa, mencerminkan upaya kolektif untuk memulihkan kawasan.

Baca Juga
Dipicu Pembakaran Sampah, Lahan Alang-Alang di Pinggir Jalan Raya Cipanas Hangus Terbakar
Berita · Berita terkait

Bagi calon pendaki yang sudah terlanjur melakukan pendaftaran dan pelunasan biaya melalui sistem booking online resmi di booking.gedepangrango.org, pihak Balai Besar TNGGP menjamin adanya tindak lanjut.

“Informasi itu untuk mekanisme refund atau reschedule/perubahan jadwal pendakian,” pungkasnya.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
RSUD Cimacan Cianjur