Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Bisnis & UMKM

Camat Cugenang Tekankan Alokasi Dana Desa untuk Ketahanan Pangan melalui BUMDes

Terbit 11 Feb 2025 09:58 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Camat Cugenang Tekankan Alokasi Dana Desa untuk Ketahanan Pangan melalui BUMDes — Cianjur Update
Kantor Kecamatan Cugenang. (Foto: Fauzi/cianjurupdate.com)

– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memegang peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan.

Hal ini tertuang dalam Kepmendesa No. 3 Tahun 2025 yang mengharuskan alokasi minimal 20% Dana Desa untuk ketahanan pangan dan modal penyertaan BUMDes.

Oleh karena itu, langkah strategis harus disusun agar program ini bisa berjalan efektif.

Iklan sevilage

BACA JUGA: Herman Suherman Sakit Usai Putusan MK Menolak Sengketa Pilkada Cianjur, Tak Hadir di Desa Manjur

Baca Juga
Perkembangan Hyperliquid Sepekan Terakhir: Regulasi hingga Minat Institusi Jadi Sorotan
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Camat Cugenang, Robbi Erlangga, menekankan bahwa 20% Dana Desa harus digunakan untuk ketahanan pangan, sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Ia mendorong seluruh desa di Kecamatan Cugenang untuk segera membentuk dan menyiapkan BUMDes agar dapat mengelola program tersebut.

“Kita mengikuti arahan pusat terkait pelaksanaan Dana Desa, di mana 20% dialokasikan untuk ketahanan pangan yang dikelola oleh Bumdes. Hasilnya nanti bisa digunakan untuk menyuplai bahan makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG),” jelas Robbi saat diwawancarai pada Selasa (11/2/2025).

BACA JUGA: Program Desa Manjur Tetap Berlanjut Meski Bupati Cianjur Berganti

Baca Juga
Tumbuhkan UMKM yang Berdaya, Srikandi PLN dan YBM UP3 Cianjur Salurkan Bantuan Gerobak Usaha
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Kecamatan juga melakukan monitoring dan evaluasi program dengan melibatkan TNI-Polri untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran.

Menurut Robbi, masalah utama di lapangan adalah kurangnya pendampingan tenaga ahli, yang menyebabkan beberapa desa gagal mengelola program ketahanan pangan.

“Tahun lalu, desa menerima anggaran tetapi tidak siap dalam pelaksanaannya. Misalnya, mereka menanam cabai tanpa pendampingan ahli, sehingga hasilnya tidak maksimal. Tahun ini, saya menekankan agar desa menyiapkan SDM yang kompeten melalui Bumdes agar program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Robbi.

BACA JUGA: Warga Desa Sukaharja Antusias Ikuti Manasik Haji, Kesiapan Mental Jadi yang Utama

Baca Juga
Perkembangan Hyperliquid Sepekan Terakhir: Regulasi hingga Minat Institusi Jadi Sorotan
Bisnis & UMKM · Berita terkait

Robbi juga menegaskan bahwa pihak kecamatan akan menindaklanjuti jika ada kelalaian atau penyalahgunaan anggaran.

Jika masalah tidak diselesaikan oleh pemerintah desa, pihak kecamatan akan meminta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kecamatan Cugenang.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{