Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bolu MBG Berjamur dan Jeruk Busuk di Cugenang, SPPG Akui Lalai dan Siap Ganti Rugi

Terbit 24 Dec 2025 05:41 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Bolu MBG Berjamur dan Jeruk Busuk di Cugenang, SPPG Akui Lalai dan Siap Ganti Rugi — Cianjur Update
Potret bolu berjamur dan buah busuk yang ditemukan dalam paket MBG di wilayah Cugenang. Temuan ini memicu protes wali murid terkait pengawasan mutu makanan siswa. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menuai keluhan, salah satu wali murid menemukan paket makanan tidak layak konsumsi.

Menanggapi hal tersebut, pihak penyedia layanan atau Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) mengakui adanya kelalaian dan menyatakan siap bertanggung jawab.

Kasus ini bermula saat pembagian paket MBG di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Desa Mangunkerta, Rabu (24/12/2025). Paket yang didistribusikan pada pukul 08.00 WIB tersebut berisi roti (bolu), susu kemasan, dan buah-buahan.

Iklan sevilage
Potret jeruk diduga busuk yang ditemukan dalam paket MBG di wilayah Cugenang. Temuan ini memicu protes wali murid terkait pengawasan mutu makanan siswa. (Foto: Istimewa)

Salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan kekecewaannya setelah mendapati bolu yang diterima anaknya dalam kondisi berjamur dan buah jeruk yang membusuk. Ia bahkan sempat mengonsumsi roti tersebut karena mengira bercak jamur sebagai isian cokelat.

Baca Juga
Jelang Musda, Metty Triantika Siap Pimpin DPD Golkar Cianjur, Pendukung Nilai Rekam Jejak Lengkap
Berita · Berita terkait

“Dimakan oleh saya, ternyata rasanya basi. Langsung dimuntahkan lagi. Dikira cokelat, setelah diteliti ternyata berjamur. Terlihat jelas itu jamur,” ujarnya saat memberikan keterangan.

Selain bolu, ia juga menyebutkan kondisi buah jeruk yang diterima dalam keadaan rusak, “Apelnya bagus, tapi jeruknya busuk.” ucapnya.

Kondisi paket makanan MBG di Desa Mangunkerta yang dikeluhkan wali murid.

Klarifikasi Pihak Penyedia (SPPG)

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala SPPG Desa Cijedil, Irdhan, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia meminta maaf atas insiden yang terjadi dan mengakui adanya kendala dalam kontrol kualitas (Quality Control), terutama mengingat sifat makanan yang didistribusikan.

Irdhan menjelaskan bahwa kerusakan pada roti (bolu) disebabkan oleh faktor suhu dan karakteristik kue basah, meskipun ia mengklaim barang tersebut diambil dari UMKM dalam kondisi baru (fresh).

Baca Juga
Kapolres Cianjur Tutup PBVSI Cup Season 3, Siapkan Turnamen Lebih Besar untuk Cetak Atlet Voli Berprestasi
Berita · Berita terkait

“Minta maaf karena ada kesalahan juga ya. Karena dari bolu, itu karena makanan basah, terus perubahan suhunya juga cepet. Ternyata ada riskan perubahan suhu,” jelas Irdan, Rabu (24/12/2025).

Sementara terkait temuan jeruk busuk, Irdhan menduga kerusakan terjadi akibat benturan fisik atau gesekan saat proses distribusi berlangsung, padahal pihaknya mengklaim telah melakukan penyortiran.

Ragam makanan MBG yang dibagikan kepada siswa SD di Mangunkerta untuk jatah selama satu minggu. (Foto: Istimewa)

Distribusi Dirapel Satu Minggu

Irdhan juga menjelaskan bahwa distribusi pada hari tersebut dilakukan dengan skema perangkapan jatah (rapel) untuk kebutuhan satu minggu (6 hari) sekaligus. Kebijakan ini diambil karena sekolah akan segera memasuki masa libur.

“Kebetulan untuk hari ini kita langsung satu minggu. Karena rata-rata sekolah udah pada libur. Jadi kita udah konfirmasi juga ke sekolah, ya sudah langsung satu mingguin,” terangnya.

Baca Juga
DPD Golkar Cianjur Siap Kawal Pemerintahan Wahyu-Ramzi
Berita · Berita terkait

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak SPPG menegaskan komitmennya untuk mengganti paket makanan yang rusak dengan yang baru bagi para siswa yang terdampak.

“Kita juga bakal konfirmasi untuk mengganti yang baru ke sekolah-sekolahnya. Kami juga akan mengevaluasi bahan baku agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.***

 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{