Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bandung Raya Siaga 1 Covid-19, Semua Tempat Wisata Ditutup!

Terbit 16 Jun 2021 02:41 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Bandung Raya Siaga 1 Covid-19, Semua Tempat Wisata Ditutup! — Cianjur Update
SIAGA: Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan Bandung Raya masuk zona merah dan berstatus siaga 1 Covid-19. (Foto: Internet)

CIANJURUPDATE.COM, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan bahwa Bandung Raya masuk dalam kategori zona merah dan berstatus siaga 1 Covid-19.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil menyebut, Bandung Raya meliputi daerah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

“Kami nyatakan Bandung Raya sedang Siaga 1 Covid-19. Bukan Jawa Barat, tapi wilayah Bandung Raya karena minggu ini dua wilayah besarnya zona merah, yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung,” ujar Emil mengutip akun Instagramnya, Selasa (15/6/2021).

Iklan sevilage

Emil pun mengimbau kepada para wisatawan untuk menunda acara liburan dan tidak datang ke Bandung Raya selama sepekan ke depan.

“Kepada wisatawan mohon menunda dan tidak mendatangi kawasan Bandung Raya selama tujuh hari ke depan. Karena KBB dan Kabupaten Bandung berstatus zona merah, mayoritas kawasan wisata pun akan ditutup,” tegas Emil.

Baca Juga
Mencari Makan hingga ke Jalan Raya, Seekor Lutung Tertabrak Truk di Ciranjang
Berita · Berita terkait

Lebih lanjut, ia mengatakan, tingkat keterisian rumah sakit yang dijadikan rujukan bagi pasien Covid-19 di wilayah Bandung Raya saat ini sudah melebihi standar yang ditetapkan oleh WHO maupun nasional, yakni di angka 70 persen.

“Sekarang Bandung Raya di angka 84,19 persen. Oleh karena itu dengan dua indikator itu, zona merah berada di Bandung Raya dan Bandung Raya sebesar 84,19 persen. Maka seluruh Bandung Raya diinstruksikan untuk Work From Home (WFH),” papar Emil.

Dengan adanya WFH ini, sambungnya, maka yang hadir secara fisik di perkantoran atau tempat kerja hanya boleh 25 persen.

“Jadi sesuai instruksi dari Mendagri 75 persen segera menyesuaikan diri untuk bekerja dari rumah dengan pengecualian-pengecualian yang tentu sudah kita pahami,” terangnya.

Bandung Raya Siaga 1 Covid-19

Selain itu, dengan ditetapkan status siaga 1 Covid-19 di wilayah Bandung Raya, maka pihaknya mengimbau kepada wisatawan luar daerah agar tidak berkunjung ke wilayah Bandung Raya.

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

“Saya imbau wisatawan yang mayoritas dari DKI (Jakarta) juga kami minta untuk tidak datang. Sehingga kondisi siaga satu ini dipahami secara jelas bahwa kami sedang menarik rem darurat untuk mengendalikan situasi yang memang terbukti oleh libur panjang Idul Fitri yang menghasilkan lonjakan luar biasa,” terang Emil.

Menurutnya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sebelum bulan puasa hingga Hari Raya Idul Fitri tahun ini dinilainya cukup berhasil.

“Itu rumah sakit hanya 28 persen (tingkat keterisiannya) dan itu rekor. Tiba-tiba hanya dalam dua minggu sebulan ini melompat ke 75 persen,” beber Emil.

Oleh karena itu, kata Kang Emil, Pemprov Jabar merekomendasi kepada pemerintah pusat agar tidak ada libur panjang selanjutnya hingga Hari Raya Idul Adha Tahun 2021.

“Jadi kami mohon perayaan Idul Adha diberikan juklak sesuai syariat yang wajibnya saja tapi tidak libur dan mudiknya. Karena terbukti libur mudik Idul Fitri betul-betul destruktif dari semula kondisi keterkendalian yang sudah sangat baik dalam PPKM mikro,” lanjutnya.

Baca Juga
Indonesia Tourism & MICE Outlook, Pengelola Kebun Raya Serukan Kolaborasi PPP Perkuat Pariwisata 2027
Berita · Berita terkait

Emil pun meminta pada seluruh warga Jabar untuk terus disiplin menerapkan proses 5M.

“Bagi warga yang banyak wara-wiri dalam kesehariannya, mohon segera berinisiatif untuk mengetes diri dengan test antigen atau Swab PCR. Mari perketat 5M, sebagai benteng dari paparan Covid-19,” tutur Emil.

Sementara itu, Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung sudah menerapkan lockdown. Seluruh pegawai akan bekerja dari rumah atau WFH hingga 25 Juni 2021 mendatang.

Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat melaporkan saat ini terdapat sekitar 75 orang yang terpapar sejak awal Juni lalu.

Rinciannya 48 PNS, 10 orang Non PNS, 12 orang keluarga PNS, tiga orang pegawai magang dan dua orang pegawai magang.(sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{