Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Antisipasi Kebakaran, Lapas Cianjur Siagakan Alat Pemadam dan Pemeriksaan Rutin

Terbit 8 Sep 2021 07:11 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Antisipasi Kebakaran, Lapas Cianjur Siagakan Alat Pemadam dan Pemeriksaan Rutin — Cianjur Update
KEBAKARAN: Lapas Kelas II B Cianjur gerak cepat mengantisipasi ancaman bencana kebakaran. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cianjur bergerak cepat mengantisipasi ancaman bencana, seperti kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas 1 Tanggerang, pada Rabu (8/9/2021).

Seperti diketahui, kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang menyebabkan sedikitnya 41 narapidana meninggal dunia dan 73 orang lainnya terluka.

Kepala Lapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris Susila mengatakan, setelah kebakaran terjadi di Tangerang, pihaknya langsung mengantisipasi dengan memerintahkan jajaran kepala keamanan untuk memeriksa setiap kamar WBP.

Iklan sevilage

“Memeriksa berkaitan mungkin ada kabel liar di dalam kamar agar segera diamankan. Selain itu memastikan alat pemadam kebakaran selalu stand by, agar Lapas Cianjur selalu aman,” ujarnya kepada Cianjur

Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Hampir semua lapas over kapasitas. Mohon doanya, mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa di Lapas Cianjur. Kami tetap stand by dan menjaga stabilitas keamanan dengan sebaik mungkin,” ungkap dia.

Heri mengungkapkan, pihaknya pun sudah bersilaturahmi dan berkoordinasi dengan Polres Cianjur agar bisa berkolaborasi menanggapi kejadian yang baru-baru ini terjadi.

“Tidak ada petugas khusus, semuanya bertanggung jawab dan sudah sesuai dengan SOP. Di setiap blok ada petugas yang menjaga, dia stay di situ dan yang pasti Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dalam hal ini selalu siaga melihat situasi kondisi yang ada,” jelas dia.

Ia berharap, bencana kebakaran yang melanda Lapas Kelas I Tangerang merupakan kejadian yang pertama dan terakhir kalinya. Hal itu menjadi duka mendalam bagi Lapas Cianjur.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Harapan ke depannya semoga kejadian di Lapas Kelas I Tangerang adalah kejadian pertama dan terakhir dan tidak ada kejadian seperti itu lagi,” ungkap dia.

Menkumham Tinjau Langsung Lapas Kelas 1 Tanggerang

Terpisah, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly menginstruksikan jajarannya, untuk fokus pada evakuasi dan pemulihan warga binaan yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

Hal tersebut disampaikan Yasonna saat meninjau langsung Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).

“Rasa duka mendalam saya sampaikan atas jatuhnya korban dalam kebakaran ini. Saya sudah menginstruksikan jajaran untuk secepatnya melakukan evakuasi dan fokus memberikan penanganan terbaik untuk memulihkan korban luka. Ini musibah yang memprihatikan bagi kita semua,” ujar Yasonna dihubungi Cianjur Update, Rabu (8/9/2021).

“Saya meninjau ke sini segera setelah menyelesaikan rapat yang sudah teragendakan jauh hari sebelumnya. Tapi, saat rapat pun saya terus memantau perkembangan yang terjadi,” lanjutnya.

Baca Juga
Pohon Tumbang Timpa 2 Motor di Jalan Raya Bandung-Cianjur, 3 Orang Terluka
Berita · Berita terkait

Sebagaimana diketahui, musibah kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten pada Rabu dini hari. Kebakaran ini mengakibatkan sekitar 41 orang meninggal dunia dan sejumlah lagi mengalami luka. Korban luka sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk menjalani pengobatan.

Yasonna memastikan, pihaknya akan bekerja sama dengan aparat terkait untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

“Data yang saya peroleh menyebutkan ada 41 orang yang meninggal akibat kebakaran ini. Salah satu korban meninggal adalah warga binaan kasus terorisme, satu tindak pidana pembunuhan, sementara lainnya narkoba. Dua di antara korban meninggal merupakan warga negara asing dari Afrika Selatan dan Portugal,” tuturnya.

“Tentu saja kami akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menyelidiki sebab-sebab kebakaran. Tentu saja memformulasikan strategi pencegahan, agar musibah berat seperti ini tidak terjadi lagi,” tandas Yasonna.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{