Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Akibat Cuaca Ekstrem, Ratusan Ikan Milik Petani di Cirata Mati Mengambang

Terbit 20 Oct 2021 07:40 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Akibat Cuaca Ekstrem, Ratusan Ikan Milik Petani di Cirata Mati Mengambang — Cianjur Update
MATI: Ratusan ikan di Kolam Jaring Apung (KJA) Cirata mati mengambang akibat cuaca ekstrem. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Barat, ratusan ikan milik Peternak kolam jaring apung (KJA) di kawasan Cirata mati mengambang, Selasa (19/10/2021).

Tak ayal, para petani pun harus mengalami kerugian, karena ikan yang mereka budidayakan tak bisa terjual.

Salah seorang petani ikan di Waduk Cirata, Hendra mengatakan, semua ikan miliknya mati, baik yang ukuran kecil maupun besar. Semuanya mengambang ke permukaan.

Iklan sevilage

“Penyebab kematian massal ikan tersebut diduga karena cuaca ekstrem,” ujar Hendra kepada Cianjur

Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Menurutnya, hal tersebut terjadi saat cuaca dingin dan naiknya air bawah yang bercampur dengan endapan pakan. Sehingga membuat ikan yang dibudidayakan di kolam KJA mati, karena kehabisan udara segar.

“Kemarin mulai kejadiannya, banyak ikan di KJA yang mati mendadak, kondisi cuaca memang sedang tidak bagus. Untuk di dua blok saja bisa mencapai 100 ton,” sebutnya.

Hendra menjelaskan, untuk di wilayahnya, kematian ikan terjadi di Blok Jati Nenggang dan Blok Calincing dan yang mati rerata jenis ikan Nila, Emas, dan Bawal.

Baca Juga
Cuaca Ekstrem, Damkar Cipanas Evakuasi Ular Sanca Hingga Empat Jam di Tebing Cimacan
Berita · Berita terkait

“Kebanyakan ikan yang mati adalah ikan Mas dan Nila, baik yang sudah siap panen ataupun benih yang baru saja seminggu lalu datang,” paparnya.

Menghadapi kondisi ini, ia mengaku, tidak menyiapkan antisipasi apapun. Namun, lanjutnya, jika ke depannya masih ada modal, KJA pasti akan ditanam lagi.

“Kerugian di perkirakan untuk satu pengusaha KJA paling minimal Rp20 juta hingga Rp 100 jutaan,” tutupnya.(ren/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{