Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Trauma Mendalam Gadis 17 Tahun Jadi Korban Asusila Pria 45 Tahun di Cianjur

Terbit 8 Jul 2025 09:52 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Trauma Mendalam Gadis 17 Tahun Jadi Korban Asusila Pria 45 Tahun di Cianjur — Cianjur Update
Trauma Mendalam Gadis 17 Tahun Jadi Korban Asusila Pria 45 Tahun di Cianjur. (Ilustrasi: Unsplash.com)

– Tatapan matanya seringkali kosong, lebih banyak menunduk dalam kebisuan. Kata-kata seolah tercekat, enggan keluar dari bibir seorang gadis berusia 17 tahun yang seharusnya baru saja merayakan kelulusannya dari bangku SMK. Di balik diamnya, tersimpan luka dan trauma mendalam yang tak terperikan.

Gadis asal Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur ini adalah korban dari serangkaian tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh AS alias Bohel (45), seorang pria yang dikenalnya sebagai sahabat karib sang ayah. Pria yang seharusnya menjadi pelindung, justru menjadi predator yang menghancurkan masa remajanya.

Menurut Kuasa Hukum Korban, Tegar Prayoga, mimpi buruk ini bermula dari topeng keakraban. Pelaku, yang sudah dianggap korban seperti kakaknya sendiri, secara perlahan merusak kepercayaannya dengan bujuk rayu dan janji palsu.

Iklan sevilage

“Korban ini juga setelah didalami keterangannya, tidak menyangka akan adanya kekerasan atau pengancaman sampai adanya pencabulan seperti ini. Sebab, korban merasa si pelaku sudah seperti abangnya sendiri,” ungkap Tegar di Polres Cianjur, Selasa (8/7/2025).

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

Pelaku menabur janji manis: sebuah sepeda motor, uang tunai Rp1 juta, hingga sebuah handphone baru. Namun, semua itu hanyalah umpan untuk menjerat korban dalam lingkaran setan perbuatannya.

Ketika bujuk rayu tak lagi mempan, pelaku menunjukkan wajah aslinya. Kekerasan dan ancaman menjadi senjata utamanya untuk memaksa korban menuruti keinginannya.

“Ketika sudah melakukan hubungan sekali, dan pelaku ingin yang kedua kali dan tiga kali, si korban dipaksa kalau tidak mau sampai dicekik,” papar Tegar.

Ketakutan korban semakin menjadi saat pelaku mengancam akan menyebarkan video perbuatan bejat mereka dan mencelakai orang tuanya. Ancaman inilah yang membungkam mulut korban selama berbulan-bulan, membiarkannya menderita dalam kesendirian sejak September 2023. Bahkan, pelaku diduga kuat mencekoki korban dengan obat keras jenis Tramadol untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Kini, setelah keluarga mengungkap kasus ini dan melaporkannya ke Polres Cianjur pada Selasa (08/07/2025), perjuangan sesungguhnya baru dimulai. Perjuangan melawan trauma.

“Korban sulit untuk berbicara, berdiam diri, banyak melamun, jadi harus ada pendekatan secara intens. Menurut analisis saya, korban mengalami traumatik yang mendalam,” ujar Tegar.

Sementara korban dan keluarganya berjuang mencari keadilan dan memulihkan jiwa yang terluka, AS alias Bohel, seorang residivis, dilaporkan masih bebas berkeliaran. Keluarga hanya bisa berharap aparat segera bertindak dan proses hukum dapat berjalan untuk menyembuhkan sebagian luka yang telah digoreskan begitu dalam.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{