Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tak Masuk DPT Pilkades, Warga Kecewa

Terbit 21 Feb 2020 14:59 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Tak Masuk DPT Pilkades, Warga Kecewa — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Haurwangi – Sejumlah warga di Desa Cihea Kecamatan Haurwangi dan Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Kab. Cianjur kecewa karena tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades. Padahal pencoblosan calon kades tinggal menghitung hari, tepatnya Minggu 23 Februari 2020.

Tokoh Pemuda Desa Cihea, Farhan Abdullah, menjelaskan, pihaknya bukan salah seorang tim sukses atau relawan salah satu calon kades. Namun mereka peduli terhadap terhadap kesuksesan pelaksanaan Pilkades sesuai yang diamanatkan Undang-undang.

Farhan menjelaskan, di lapangan masih banyak warga Cihea yang mengeluh karena tidak menerima surat panggilan mencoblos. Hasil pantauannya, kurang lebih 500 orang tidak dapat DPT. Tentu saja hal itu membuat warga kecewa karena haknya memilih tidak tersalurkan.

Iklan sevilage

“Mohon pada pihak Panitia Pilkades, pihak Kecamatan Haurwangi, dan pada pihak Pemkab. Mohon kebijakannya supaya warga yang tidak kebagian surat panggilan atau tidak masuk pada DPT bisa menyalurkan haknya. Bisa ikut memilih seperti warga lainnya,” kata Farhan pada awak media, Jumat (20/02/2020).

Baca Juga
Promo Kemerdekaan di Wisata Alam Sevillage, Tiket Masuk Cuma Rp17 Ribu Selama Agustus 2026
Berita · Berita terkait

Bukan Salah Panitia

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Cihea, Tatang Saripudin, menjelaskan, pihaknya hanya mengikuti aturan yang ada dan petunjuk dari DPMD Kabupaten Cianjur. Warga yang tidak masuk dalam DPT tidak bisa mencoblos calon kades.

“Kecuali bagi warga yang surat panggilannya ketinggalan, hilang atau warga yang sudah masuk DPT. Itu bisa melaksanakannya dengan memperlihatkan fotokopi KK, KPT, Suket dan aslinya diperlihatkan pada panitia saat pelaksanaan Pilkades nanti.” ujarnya.

Menurutnya, warga yang tidak kebagian surat panggilan atau tidak terdaftar dalam DPT bukan salah panitia Pilkades. Jauh sebelumnya pihak panitia telah melakukan berbagai upaya, seperti melakukan pantarlih, verifikasi DPS, dan kesepakatan bersama mengenai DPT.

Tidak hanya itu, panitia telah melakukan upaya validasi DPS pada seluruh Ketua RT yang ada di Desa Cihea. Hal itu supaya didata dengan valid dan akurat. Namun nyatanya sekarang masih banyak yang tidak masuk DPT. “Itu semua bukan salah panitia,” ujarnya.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

Dilain pihak, Ketua Pilkades Centre Kecamatan Haurwangi, Endang Kohar, mengatakan, keluhan tersebut telah diupayakan pada pihak DPMD Kabupaten Cianjur. Hal itu dilakukan supaya warga yang tidak masuk DPT bisa menyalurkan haknya.

“Demi ketertiban, keamanan, dan suksesnya pelaksanaan Pilkades Serentak, pihak DPMD mempersilakan untuk musyawarah intern. Antara panitia Pilkades, para calon kades, timses, dan pihak desa setempat,” tandasnya.(ct6/rez)

Hal yang sama terjadi di Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung. Tak sedikit warga yang tidak menerima surat panggilan untuk melaksanakan pemilihan suara pada Pilkades nanti.

“Warga minta pada pihak panitia Pilkades untuk bisa memilih dengan menggunakan copy KK, KTP, atau Suket. Warga yang tidak masuk DPT masih sama warga Desa Neglasari,” kata tokoh masyarakat, Aris Munandar.(pip/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{