Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Seorang Pengungsi Longsor Cibeber Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan

Terbit 22 Jun 2021 09:46 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Seorang Pengungsi Longsor Cibeber Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan — Cianjur Update
Bupati Cianjur, Herman Suherman saat memberikan penjelasan kepada wartawan.

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Seorang pengungsi bencana longsor dan pergerakan tanah di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur meninggal dunia.

Camat Cibeber, Ali Akbar menjelaskan, pascabencana longsor Cibeber beberapa waktu lalu, seorang pengungsi berinisial D tersebut sempat tiga hari berada di pos pengungsian.

Namun, pengungsi tersebut kemudian sakit dan mendapatkan perawatan di RSUD Sayang Cianjur.

Iklan sevilage

“D ini memang memiliki riwayat penyakit dan kambuh saat mengungsi ke lokasi pengungsian,” ujar Ali kepada Cianjur Update, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga
Sejalan dengan Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN Cianjur Hadirkan Kepedulian dan Edukasi Keselamatan bagi Warga Desa Babakankaret
Berita · Berita terkait

Bupati Cianjur, Herman Suherman menjelaskan bahwa pengungsi yang sudah berusia 60 tahun tersebut stres hingga tidak mau makan. Hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Sayang, Cianjur.

“Orang tua berumur 60 tahun itu dirujuk ke rumah sakit stres karena tidak mau makan. Itu bukan Covid-19,” kata dia.

Namun, pada saat pemakaman dilakukan menggunakan protokol Covid-19. Orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu pun menjelaskan hal tersebut untuk antisipasi.

“Itu sebagai antisipasi saja, sehingga melalui protokol Covid-19 pemakamannya,” ungkapnya

Baca Juga
Empat Orang Tewas dan Dua Kritis Usai Konsumsi Miras Oplosan di Cibeber Cianjur
Berita · Berita terkait

Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nurfauzi mengatakan, belum ada hasil yang pasti bahwa pengungsi tersebut meninggal akibat Covid-19.

“Seperti yang Pak Bupati dan pihak RSUD sampaikan, bahwa hal tersebut baru kabar. Karena pihak RSUD belum memberikan maupun mengabarkan bahwa hasilnya positif Covid-19,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun pengungsi longsor di Cibeber yang meninggal dimakamkan dengan protokol kesehatan, pihaknya masih menunggu hasil tes dari pihak rumah sakit.

“Meskipun dimakamkan dengan protokol kesehatan, bukan berarti pasien tersebut Covid. Hal tersebut merupakan upaya untuk meminimalisir atau berjaga-jaga, demi kesehatan bersama,” tandasnya.(ct10/afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{