Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Warga Cibeber Cianjur Rela Menantang Maut Lewati Jembatan Kawat

Terbit 24 Jun 2022 10:10 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Warga Cibeber Cianjur Rela Menantang Maut Lewati Jembatan Kawat — Cianjur Update
Warga Cianjur Rela Lewat Jembatan Kawat.(Foto: TV One)

Cianjur Update, Cianjur – Demi menembus akses paling cepat, warga di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur nekat menantang maut melewati jembatan gantung yang hanya terbuat dari kawat.

Hal itu terpaksa dilakukan lantaran jembatan tersebut menjadi jalan alternatif paling cepat terutama untuk tiba ke sawah.

Sebagai informasi, jembatan kawat yang membentang sepanjang 52 meter dengan ketinggian mencapai 25 meter dari permukaan sungai menghubungkan Desa Salamnunggal Kecamatan Cibeber dan Desa Sukaeama Kecamatan Bojongpicung.

Iklan sevilage

Warga Desa Salamnunggal Cibeber Cianjur Rustandi (35) mengatakan, jembatan kawat itu dibangun warga beberapa tahun lalu dengan swadaya masyarakat dan biaya seadanya.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

“Dibuat seadanya, jadi dari awal dibuat juga memang hanya kawat. Karena uangnya tidak ada, cukupnya buat beli kawat, jadinya dibangun seadanya,” kata dia dikutip Detik.com, Jumat (24/6/2022).

Meskipun berbahaya, namun warga tetap menggunakan jembatan tersebut untuk beraktivitas. Menurut pengakuannya, jembatan kawat itu menjadi akses jalan terdekat warga Desa Salamnunggal menuju sawah garapannya yang berada di Desa Sukarama Kecamatan Bojongpicung.

“Warga Salamnunggal kebanyakan punya lahan di Sukarama. Ada juga warga Sukarama yang punya sawah di Salamnunggal. Apalagi ada aktivitas lain yang memang mengharuskan warga lewat jembatan ini, karena lebih dekat dibandingkan lewat jalan memutar yang berjarak beberapa kilometer,” ungkapnya.

Dia mengaku kerap merasa khawatir terjatuh atau kawat jembatan putus, akan tetapi karena tidak ada akses lain yang lebih dekat, dirinya trpaksa melalui jalur tersebut untuk ke sawah dan mencari rumput.

Baca Juga
Edelweiss Running Festival Cianjur 2026 Sukses Gaet Ribuan Peserta, Dongkrak Potensi Daerah Hingga UMKM
Berita · Berita terkait

“Kalau takut jatuh pasti ada, tapi terpaksa lewat sini meski berisiko. Lebih cepat kan,” tutur dia.

Di sisi lain, Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan telah menginstruksikan dinas terkait untuk memprioritaskan pembangunan jembatan penghubung dua desa sekaligus dua kecamatan tersebut.

“Informasi soal jembatan yang berbahaya itu sudah diterima. Saya sudah minta segera dimasukan dalam rencana pembangunan, segera akan dibangun supaya masyarakat tidak terancam bahaya untuk beraktivitas,” tandasnya.(rid)

Berita Terkait

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{