Pengurus Persadia Cianjur Resmi Dilantik: Sinergi Cegah Komplikasi Diabetes
CIANJURUPDATE.COM — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi meningkatnya kasus diabetes di wilayah.
Hal ini disampaikan usai acara pelantikan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kabupaten Cianjur periode 2026–2029, di Aula RS Edelweiss Cianjur, Sabtu 18 Juli 2026.
"Kita berharap bagaimana pergerakan mereka, bagaimana upaya-upaya yang dilakukan terutama mencegah komplikasi bagi penderita diabetes. Pola hidup sekarang mulai berubah sehingga berpotensi meningkatkan kasus-kasus diabetes di Kabupaten Cianjur. Dengan terbentuknya kepengurusan ini, kami berharap ada program kerja yang sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan," ujar I Made Setiawan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah menyambut baik kehadiran Persadia karena penanganan diabetes tidak bisa dilakukan sendiri.
Menurutnya, program cek kesehatan gratis yang digencarkan pemerintah pusat menjadi salah satu langkah penting untuk mendeteksi dini faktor risiko maupun penderita diabetes agar komplikasi bisa diminimalisasi.
"Harapan kami dengan dikukuhkannya kepengurusan Persadia Cianjur ini ada kolaborasi antara kita dengan Persadia sehingga ke depan tata laksana penderita diabetes akan berjalan lebih baik," tambahnya.
Direktur RS Edelweiss Cianjur, dr. NR Ratih Rustiati, MMRS., CHMC., FISQua, menyampaikan bahwa dukungan penuh terhadap pelantikan Persadia Cabang Cianjur ini sejalan dengan visi RS Edelweiss untuk memberikan kebermanfaatan di manapun rumah sakit berada. Menurutnya, hal ini juga sesuai dengan salah satu konsep layanan RS Edelweiss, yaitu pendekatan community based dalam meningkatkan kesadaran (awareness) kesehatan masyarakat, sehingga Persadia dapat menjadi mitra strategis dalam upaya tersebut.
"RS Edelweiss sendiri memiliki komunitas olahraga bernama Edelweiss Runners, sebuah wadah bagi masyarakat yang memiliki hobi lari sekaligus peduli terhadap kesehatan. Kami berharap komunitas ini dapat turut bersinergi dengan program-program Persadia ke depan, khususnya dalam upaya pencegahan diabetes melalui gaya hidup aktif," ujarnya.
Ketua Persadia Kabupaten Cianjur periode 2026–2029, dr. H.M. Yusuf Wibisono, MM, menekankan bahwa organisasi ini bukan hanya untuk tenaga kesehatan, tetapi juga melibatkan masyarakat luas.
"Hari ini adalah pelantikan Persadia Cabang Cianjur. Kita akan memperluas unit-unitnya, baik di klinik, Puskesmas, maupun rumah sakit. Tujuannya supaya mencegah orang menjadi diabetes, karena gaya hidup sekarang membuat angka kasus meningkat dari tahun ke tahun," jelas dr. Yusuf.
Ia menambahkan bahwa saat ini sudah ada 10 unit Persadia di Kabupaten Cianjur, namun targetnya adalah memperluas ke berbagai fasilitas kesehatan dan komunitas masyarakat.
Menurutnya, edukasi menjadi kunci agar penderita diabetes bisa terkontrol dan tidak berkembang menjadi komplikasi serius seperti gagal ginjal.
"Persadia ini bukan hanya milik tenaga kesehatan, tetapi juga masyarakat luas, bahkan yang bukan penderita. Kita ingin membentuk ekosistem diabetes yang kuat, menghubungkan keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan BPJS agar Cianjur menjadi lebih sehat dan produktif," tegasnya.
Dengan pelantikan kepengurusan baru ini, diharapkan terbentuk ekosistem diabetes yang menyeluruh, melibatkan tenaga medis, fasilitas kesehatan, pemerintah, dan masyarakat.
"Kolaborasi ini kami harapkan mampu menekan angka kasus baru sekaligus mencegah komplikasi pada penderita yang sudah terdiagnosis," pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


