CIANJURUPDATE.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Bank Darah RSUD Pagelaran melalui pembukaan gerai Unit Pengelola Darah (UPD). Langkah ini diambil untuk memangkas jarak akses pelayanan darah bagi masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Cianjur Selatan yang selama ini terkendala geografis.
Kehadiran UPD ini diproyeksikan menjadi tulang punggung bagi operasional Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek) 24 jam di rumah sakit tersebut.
BACA JUGA: PMI Cianjur Kirim Relawan WASH ke Aceh untuk Bantu Korban Banjir
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Cianjur, Susilawati, menegaskan bahwa ketersediaan darah yang cepat adalah kunci dalam menangani kasus kegawatdaruratan medis, terutama bagi ibu hamil dan bayi baru lahir.
“Gerai Unit Pengelola Darah ini dapat meningkatkan ketersediaan darah yang aman dan tepat waktu, serta berkontribusi dalam menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi dengan harapan kedepannya bisa lebih maju sampai dengan tahap pelayanan donor darah,” ujar Susilawati pada, Rabu (4/2/2026).
Ia menambahkan bahwa sinergi ini merupakan bagian krusial dalam transformasi kualitas layanan kesehatan di Cianjur Selatan. Kedepannya, PMI menargetkan agar pasokan darah untuk rumah sakit lain di wilayah selatan, seperti RSUD Sindangbarang, dapat dipenuhi langsung dari gerai di Pagelaran tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
BACA JUGA: PMI Cianjur Kirim Tiga Relawan Bantu Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
“Target kami ke depan UPD yang ada di wilayah selatan dapat menggelar donor darah dan langsung mengolah di tempat yang sama, sehingga kebutuhan darah untuk sejumlah rumah sakit di selatan dapat dipenuhi dari gerai di Pagelaran,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama RSUD Pagelaran, Irvan Nur Fauzi, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, keberadaan UPD di lingkungan rumah sakit akan sangat meringankan beban kerja medis, terutama dalam memastikan stok darah selalu tersedia di saat kritis.
“Saat ini IGD Ponek 24 jam sudah beroperasi dan diresmikan langsung oleh Bupati Cianjur, seiring dengan penandatanganan kerjasama RSUD Pagelaran dengan PMI Cianjur membuka gerai UPD PMI guna memastikan ketersediaan darah,” jelas Irvan.
BACA JUGA: Pilu! PMI Asal Cianjur Terlantar di Jeddah Arab Saudi
Layanan Ponek sendiri merupakan garda terdepan bagi keselamatan ibu dan anak yang mengalami kondisi darurat pasca-persalinan atau gangguan neonatal. Irvan menekankan bahwa integrasi antara UPD dan rumah sakit adalah sebuah inovasi nyata untuk masyarakat.
“Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif atau Ponek ada layanan gawat darurat 24 jam di rumah sakit yang ditujukan untuk ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir yang mengalami kondisi kegawatdaruratan, bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” pungkasnya.***
