Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Paguyuban Gelar Pusaka dan Sanggar Panca Wargi Saputra Tetap Pertahankan Seni Budaya Warisan Leluhur

Terbit 22 May 2021 00:56 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Paguyuban Gelar Pusaka dan Sanggar Panca Wargi Saputra Tetap Pertahankan Seni Budaya Warisan Leluhur — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, – Paguyuban Gelar Pusaka dan Sanggar Panca Wargi Saputra tetap mempertahankan seni budaya warisan leluhur di tengah zaman yang serba digital ini.

Berlokasi di Kampung Cilanglala, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, pada tahun 1960 berdiri wadah untuk Pencak Silat bernama Paguyuban Gelar Pusaka. Kemudian di Tahun 2009 terbentuk Sanggar Panca Wargi Saputra untuk tim Sisingan Reog.

Pendiri Paguyuban Gelar Pusaka, Bah Udin Haris (80) mengatakan, keluarga besarnya sejak dulu turun temurun sudah diwarisi seni budaya Sunda Sisingaan dan bela diri Pencak Silat.

Iklan sevilage

“Alhamdulillah sampai saat ini manis terjaga kelestariannya,” ujar Bah Udin didampingi Ami Kakay (41) anaknya, Jumat (21/5/2021).

Baca Juga
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN Nyalakan Harapan Keluarga Cianjur melalui Light Up The Dream
Berita · Berita terkait

Ia menuturkan, pada zaman dulu leluhur keluarga besarnya sudah memiliki kecintaan terhadap perguruan atau paguyuban seni budaya bela diri. Seperti Pencak Silat dan Sisingaan atau dikenal orang terdahulu Reog Sisingaan.

“Kakek buyut mewariskan seni budaya pencak silat dan reog sisingaan. Hingga sekarang anak cucu abah yang meneruskannya,” tambahnya.

Sempat Vakum

Di tempat yang sama, Ami Kakay menjelaskan bahwa Kampung Cilanglala dulunya adalah pusat berkumpulnya para jawara Pencak Silat di Jawa Barat.

Para jawara datang untuk dijajal kemampuan yang dikuasainya. Sampailah kepada Reog Sisingaan kerap ditampilkan dalam setiap acara-acara pesta rakyat atau perayaan lainnya.

Baca Juga
Edelweiss Running Festival Segera Digelar, Gaet Lebih 3.000 Peserta, Dorong Perekonomian Daerah
Berita · Berita terkait

“Alhamdulillah, keluarga besar kami masih menjaga warisan leluhur Paguyuban Gelar Pusaka dan Sanggar Panca Wargi Saputra. Lengkap dengan peralatannya mulai dari perlengkapan seragam, media tandu sebagai sarana kreasi seni Sisingaan, dan alat musik ciri seni budaya Sunda,” tuturnya.

Meski sempat vakum dan jarang tampil, Ami Kakay bersama sanak saudara masih menyimpan dan sesekali menampilkan seni budaya Pencak Silat atau Sisingaan dalam acara-acara keluarga di Kampung Cilanglala.

“Sekarang hanya bisa tampil mengisi acara acara keluarga di sini saja. Tapi sejak beberapa bulan kami berkeinginan untuk kembali membangkitkan seni budaya yang diwariskan kakek buyut kami,” ungkapnya.

Ia pun meminta doa dari semua pihak agar seni budaya ini bisa kembali naik panggung dan dicintai sebagai seni budaya yang harus dipertahankan.(*)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{