Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Omset Pengrajin Peti Mati di Cianjur Anjlok Kala Pandemi Melandai

Terbit 21 Jun 2022 15:39 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Omset Pengrajin Peti Mati di Cianjur Anjlok Kala Pandemi Melandai — Cianjur Update
Pembuatan peti mati. (Dokumentasi JawaPos.com)

Cianjur Update, Cianjur – Pandemi melandai ternyata bukan hanya membuat ekonomi semakin membaik, ada pula yang justru jadi lebih terpuruk.

Salah satunya seperti dialami pengrajin peti mati di Kampung Bakom RT 05 RW 02, Desa Murnisari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa barat.

Omset pengrajin berbahan dasar kayu itu, kini semakin suram. Bahkan biasanya memiliki pegawai hingga puluhan, kini terpaksa harus diberhentikan karena tak ada lagi pesanan.

Iklan sevilage

Hal tersebut dialami Nanang (51) seorang pengrajin peti mati asal Kecamatan Mande Cianjur. Ia mengungkapkan, bahwa saat ini pesanan peti mati sangatlah menurun drastis.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

“Untuk penjualan saat ini menurun, dan bahan baku mahal serta susah,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/6/2022).

Lebih lanjut Nanang mengaku, dengan menurunnya penjualan serta bahan baku yang saat ini langka serta mahal, ia terpaksa memberhentikan sebagian pegawainya.

“Karyawan dikurangi dari asalnya 30 orang sekarang tersisa hanya 10 orang saja,” kata dia.

Ia juga menyebutkan, bahwa di saat pandemi mewabah beberapa tahun lalu, penjualannya justru bisa mencapai 200 buah peti mati dalam sebulan.

Baca Juga
Edelweiss Running Festival Cianjur 2026 Sukses Gaet Ribuan Peserta, Dongkrak Potensi Daerah Hingga UMKM
Berita · Berita terkait

“Untuk saat ini dalam sebulan hanya bisa menjual kurang dari 50 peti mati,” ucapnya.

Untuk penjualan hasil dari keahliannya pun, kata Nanang, waktu itu bisa menjangkau hingga ke kota-kota besar, seperti Bandung, Jakarta, Bekasi, Bogor, Cilegon dan kota lainnya.

“Untuk masalah harga itu sebetulnya bervariasi, ada yang Rp 350 ribu, ada yang Rp 600 ribu, dan ada yang Rp 1 juta lebih. Tergantung motif peti itu sendiri. kalau jenis kayunya sama, harganya pun bisa hampir sama,” tandasnya. (hrm)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{