Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Mengapa Status Darurat Sampah di Cianjur Diperpanjang Lagi?

Terbit 7 Feb 2024 06:10 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM – Status darurat sampah di Kabupaten Cianjur diperpanjang selama satu minggu lagi.

Hal ini disebabkan oleh belum selesainya pembangunan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) baru yang terhambat oleh curah hujan yang tinggi.

Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan, rencananya pembangunan akses jalan menuju TPAS yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalong itu bisa selesai dalam dua pekan.

Iklan sevilage

Baca Juga: PLN UP3 Cianjur Peringati Bulan K3 Nasional dengan Inspection Day Serentak 2024

Baca Juga
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN Nyalakan Harapan Keluarga Cianjur melalui Light Up The Dream
Berita · Berita terkait

Sehingga, sampah tidak perlu lagi dibuang ke TPAS Pasirsembung yang sudah menjadi Ruang Terbuka Hijau dan penuh. “Targetnya dua pekan selesai, sampah mulai dibuang ke sana. Sambil penataan TPST berjalan,” kata Herman, Rabu (7/2/2024).

Namun, pembangunan jalan itu mengalami kendala karena hujan lebat yang turun setiap hari di Cianjur. Akibatnya, tanah menjadi lembek dan sulit dipadatkan.

Baca Juga: Ribuan Orang Melamar ke PT PYI, Pemkab Cianjur Tak Sanggup Beri Lapangan Kerja?

“Kendalanya kondisi tanah yang diguyur hujan setiap hari. Makanya memakan waktu sedikit lebih lama. Akibatnya sampah belum bisa dibuang ke sana, masih dimaksimalkan di lahan tersisa di TPAS Pasirsembung,” jelasnya.

Baca Juga
Dari Sampah Jadi Karya, Warga Sukamanah Cugenang Butuh 2 Bulan Lukis Sosok KDM
Berita · Berita terkait

Herman mengatakan status darurat sampah itu diperpanjang selama satu minggu ke depan. “Kita perpanjang sepekan. Kalau masih belum tuntas maka diperpanjang sekali lagi. Tapi kami upayakan secepatnya tuntas,” ujarnya.

Dia menambahkan selama masa darurat itu, Pemkab juga berencana membeli dumbtruck. Sebab, akses menuju TPAS Mekarsari sangat ekstrem dengan kondisi jalan menanjak.

Baca Juga: Dua Pelamar PT Pou Yuen Terluka Akibat Desak-desakan di Kantor Pos Cianjur

“Kalau pakai armada yang ada akan sulit, makanya sudah diusulkan beli beberapa dumbtruck,” katanya.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

Herman berharap setelah status darurat itu berakhir, pengelolaan sampah di Cianjur bisa lebih optimal.

“Kami berharap peran serta masyarakat juga dalam memilah sampah, supaya tidak semua dibuang ke TPAS. Yang masih bisa dimanfaatkan silakan didaur ulang,” tuturnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Ajak Warga Cianjur ke Taman Prawatasari Besok, Ada Apa?

Sebelumnya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menghadapi ancaman darurat sampah pada 22 Januari 2024 lalu. Sebab, TPAS Pasirsembung harus sudah berhenti beroperasi di bulan ini, namun TPAS pengganti belum rampung bahkan baru akan dibangun.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{