Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kurir Shopee Express di Pasirkuda Cianjur Diduga Dikeroyok Saat Antar Paket, Kepala Korban Bersimbah Darah

Terbit 29 Jan 2026 08:43 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kurir Shopee Express di Pasirkuda Cianjur Diduga Dikeroyok Saat Antar Paket, Kepala Korban Bersimbah Darah — Cianjur Update
Seorang kurir Shopee Express saat menjalani perawatan medis setelah diduga menjadi korban pengeroyokan saat mengantarkan paket di wilayah Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM — Sebuah video yang memperlihatkan seorang kurir paket bersimbah darah di bagian kepala. Dalam video tersebut terdengar percakapan berbahasa Sunda yang mengindikasikan bahwa korban mengalami pemukulan saat menjalankan tugas pengantaran paket.

Dalam video itu terdengar dialog:

“A: Digebugan?

Iklan sevilage

B: Muhun digebugan.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

A: Naha make digebugan?

B: Ngintun paket abdi téh, jalmina tara aya wae. Saur abdi téh upami teu aya di bumi, wiatkeun artosna kitu, pajarkeun abdi nyarios teu sopan.”

Peristiwa tersebut diduga terjadi di wilayah Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Hingga Kamis (29/1/2026), kronologi lengkap kejadian masih dalam pengembangan dan belum ada pihak berwenang yang dapat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.

Korban diketahui bernama **Abdul Kudus**, warga Kampung Cijati RT 04/RW 04, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Abdul Kudus merupakan kurir paket **Shopee Express**.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Saat menjalani perawatan, Abdul Kudus menuturkan bahwa kejadian bermula ketika dirinya mengantarkan paket ke alamat tujuan. Menurutnya, penerima paket kerap tidak berada di rumah sehingga pengiriman sering tertunda.

“Karena paket ini prioritas dan harus segera terkirim. Saya sampaikan baik-baik, kalau hari ini tidak terkirim saya bisa mendapat surat peringatan dari kantor. Kalau sampai kehilangan pekerjaan, apakah bisa bertanggung jawab,” ujar Abdul Kudus.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya hanya menitipkan pesan kepada anak dari penerima paket agar pengiriman dapat segera diselesaikan. Namun, hal tersebut diduga disalahartikan hingga berujung pada aksi kekerasan.

Abdul Kudus mengaku pelaku pengeroyokan diduga berjumlah lima hingga enam orang. Kejadian tersebut disebut berlangsung di wilayah Cinangka, Kecamatan Pasirkuda.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para pelaku maupun tindak lanjut hukum atas kasus dugaan pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, Riyan Prihadi selaku PIC Cianjur Selatan saat dikonfirmasi Cianjur Update membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya betul kang, dan saat ini korban sedang dirawat di Rumah Sakit Pagelaran. Karena lukanya cukup dalam, setelah ini kami akan melaporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{