Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kepala MAN 1 Cianjur Jual Aset Sekolah ke Tukang Rongsok, Kok Bisa?

Terbit 17 Apr 2023 11:03 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kepala MAN 1 Cianjur Jual Aset Sekolah ke Tukang Rongsok, Kok Bisa? — Cianjur Update
Kepala MAN 1 Cianjur Jual Aset Sekolah ke Tukang Rongsok, Kok Bisa?

CIANJURUPDATE.COM – Diduga terjadi penjualan aset sekolah oleh Kepala MAN 1 Cianjur, Hj Erma Sopiah, kepada tukang rongsok dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.

Aset tersebut dijual pada saat bangunan dibongkar pada tanggal 21 Maret 2023, termasuk besi, baja ringan, genteng, pintu, kusen-kusen, dan barang lainnya.

Bahkan, beberapa unit komputer dan buku bekas dari perpustakaan juga hilang.

Iklan sevilage

Menurut sumber dari Cianjur Update, kepala sekolah bekerja sama dengan keluarganya sebagai pemborong, staf, dan guru sekolah di lingkungan MAN 1 Cianjur.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

“Itu dijual ke pemborong luar karena Waskita dan PUPR tidak menerima bongkaran aset terdampak gempa,” ujarnya Jumat (14/04/2023).

Namun, penjualan tersebut mendapat sorotan karena aset yang seharusnya menjadi milik pemerintah atau sekolah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan keluarganya.

Erma Sopiah mengakui bahwa ia mempercayakan proses pembongkaran bangunan pasca gempa pada tukang rongsok bernama Kholik.

Hal ini dilakukan karena PUPR tidak menerima bongkaran aset terdampak gempa.

Baca Juga
Edelweiss Running Festival Cianjur 2026 Sukses Gaet Ribuan Peserta, Dongkrak Potensi Daerah Hingga UMKM
Berita · Berita terkait

“Jadi ceritanya gini pak, PUPR itu minta gedung itu diratakan, tidak ada bangunan. Kita bicarakan ini gimana kan kita gak punya alat. Nah saya tanyakan dan katanya yang suka bongkar bangunan itu bapak Kholik,” kata Erma.

“Saya telepon bisa ke sini, ada PUPR dan ada dia. Kalo bongkar ini berapa biayanya oh ini bisa di atas Rp60 jutaan,” jelas dia.

Sementara, Wakil Kepala MAN 1 Cianjur, Rahman Jaenudin menilai bahwa ketika terdampak oleh bencana maka tidak ada penghapusan aset.

“Kalau bencana tidak ada penghapusan aset. Untuk penghitungan dan segala rupa itu oleh PUPR, tidak sama kita,” ucap dia.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{