Kawal Perda Keolahragaan, Golkar Cianjur Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Atlet
CIANJURUPDATE.COM – Partai Golkar Cianjur berkomitmen penuh mengawal kemajuan dunia olahraga daerah melalui Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan yang telah disahkan beberapa waktu lalu. Langkah ini dinilai strategis untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari pembinaan atlet, kesejahteraan, hingga dampak ekonomi bagi Kabupaten Cianjur.
Anggota Fraksi Partai Golkar yang juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Pansus IV DPRD Kabupaten Cianjur, Lukmanul Hakim, menegaskan, bahwa penugasan dari fraksinya merupakan bentuk keseriusan Partai Golkar dalam membenahi tata kelola keolahragaan di Cianjur.
"Saya ditugaskan oleh Fraksi Golkar untuk memimpin Pansus IV. Bersama seluruh fraksi lainnya, kami bersepakat mendorong agar olahraga di daerah semakin maju, baik secara prestasi maupun partisipasi masyarakat," katanya.

Kang Lukman sapaan akrab Lukmanul Hakim menjelaskan, dalam proses pembahasan di Pansus IV, ada beberapa isu mendasar yang harus dijawab melalui kehadiran Perda ini. Pertama, pembinaan keolahragaan kedepannya bisa lebih kuat dengan topangan anggaran yang cukup.
"Karena di Perda ini ditekankan bagaimana olahraga di daerah mampu menjawab tantangan ke depan soal restasi dan kesejahteraan atlet," katanya.
Lalu yang kedua, pemerintah daerah dengan lahirnya Perda Penyelenggaraan Keolahragaan tersebut bisa lebih serius dalam mengurus olahraga dengan membentuk organisasi perangkat daerah (OPD) khusus.
"Berkaca ke kabupaten atau kota lain, mereka sudah memiliki Dinas Pemuda dan Olahraga. Kami melihat dengan adanya Dinas Pemuda dan Olahraga ini, banyak manfaatnya. Pertama, dari keseriusan dalam mengurus olahraga. Kedua, dari topangan anggaran yang besar," ujar Kang Lukman.
Tak hanya itu, Pansus IV juga mendorong desain olahraga daerah yang menjadi spirit lahirnya perda ini harus segera dibuat bersinergi dengan desain olahraga nasional.
"Supaya mengawal bahwa keolahragaan di Kabupaten Cianjur bisa lebih serius, lebih fokus dengan pembinaan dan anggaran yang cukup besar," tutur Kang Lukman.
Dia menambahkan, selain aspek prestasi, Pansus IV juga mendorong kesejahteraan atlet yang saat ini belum begitu kuat ditopang oleh pemerintah daerah.
"Salah satunya yang menjadi pembicaraan, perlu adanya BPJS untuk atlet yang tentu sangat bermanfaat ke depan, selain topangan anggaran lainnya," kata Kang Lukman.
Di sisi lain, Kang Lukman menilai bahwa lahirnya Perda Penyelanggaraan Keolahragaan tersebut juga bisa menghadirkan pendapatan daerah, selain bicara soal prestasi. Salah satunya melalui Sport tourism (wisata olahraga).
"Jadi, bagaimana ke depan olahraga ini kita kawinkan dengan pariwisata, sehingga harapan kita banyak tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Cianjur tidak hanya berolahraga, tetapi ada aspek tourism atau pariwisatanya," pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


