Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Kasus HIV/AIDS di Cianjur Melonjak, Mayoritas Homoseksual Capai Ratusan Pengidap

Terbit 17 Jan 2025 13:45 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kasus HIV/AIDS di Cianjur Melonjak, Mayoritas Homoseksual Capai Ratusan Pengidap — Cianjur Update
12 Anak SD Cianjur Positif HIV/AIDS, Kemensos Siap Beri Bantuan.(Ilustrasi: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

– Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur hingga kini tercatat mencapai 30.849 orang. Data terbaru menunjukkan temuan kasus baru sebanyak 271 pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 281 pada tahun 2024. Peningkatan ini mayoritas berasal dari kelompok lelaki suka lelaki (LSL).

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr. Yusman Faisal, menyampaikan bahwa temuan kasus baru pada tahun 2024 mencapai 281 orang, sementara pada tahun 2023 terdapat 271 kasus. Secara keseluruhan, jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur mencapai 30.849 orang.

“Untuk pengidap HIV/AIDS lebih banyak ditemukan pada kelompok lelaki suka lelaki (LSL). Pada tahun 2024, jumlah kasus baru pada laki-laki mencapai 103 orang, sedangkan perempuan 178 orang, termasuk pekerja seks,” jelasnya.

Baca Juga
Prestasi Pramuka Garuda di SMKN 1 Cianjur, Lima Siswa Dikukuhkan
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Dinas Kesehatan Cianjur bekerja sama dengan LSM yang didanai oleh Global Health untuk memantau temuan baru secara aktif.

“Pendekatan langsung oleh pemerintah sulit dilakukan karena kelompok-kelompok ini cenderung menutup diri jika ada keterlibatan pemerintah,” kata Yusman.

Data temuan berasal dari LSM yang menggunakan metode pendekatan khusus untuk masuk ke dalam kelompok LSL.

Baca Juga
Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak LGBT, Datangi Tiga Kafe di Cianjur
Berita · Berita terkait

“LSM tersebut memiliki cara pendekatan tersendiri yang efektif untuk mendekati kelompok ini,” tambahnya.

Yusman juga menegaskan bahwa HIV/AIDS bukan sekadar temuan kasus, melainkan indikator dari perilaku berisiko, seperti hubungan seks bebas dan penggunaan jarum suntik bersama.

“Penularan utamanya berasal dari hubungan seks bebas, berganti-ganti pasangan, penggunaan jarum suntik, dan kelompok LSL. Setiap tahun, selalu ada penambahan kasus baru,” pungkasnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{