Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Itikaf Akhir Ramadan di Masjid Agung Cianjur Ditiadakan

Terbit 14 May 2020 01:00 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Itikaf Akhir Ramadan di Masjid Agung Cianjur Ditiadakan — Cianjur Update
Masjid Agung Cianjur (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Itikaf 10 hari terakhir Ramadan tahun ini di Masjid Agung Cianjur ditiadakan. Hal ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran Virus Corona/Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf, mengungkapkan, meskipun itikaf 10 hari terakhir Ramadan di Masjid Agung Cianjur ditiadakan, untuk pelaksanaan di masjid lain masih dipersilakan.

“MUI tidak melarang, bahkan pemerintah pun seperti tempat ibadah ditutup, itu bukan berarti tidak boleh ada kegiatan. Cuma antisipasi perkumpulan orang, bukan masalahnya ibadahnya,” tuturnya saat ditemui Cianjur Update di Masjid Agung Cianjur, Selasa (12/05/2020).

Iklan sevilage

Namun, KH Abdul Rauf mengatakan, dalam beribadah di masjid tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Hal itu demi mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di lingkunga masjid.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

“Bukan dilarang itikafnya, cuma di Masjid Agung sudah kebijakan bahwa itikaf ditiadakan dalam arti resmi. Tapi ada aja orang, seperti salat berjamaah, selama menjaga protokol kesehatan walaupun di tempat ibadah harus menjaga,” kata dia.

Ia mengatakan, tidak dapat dipungkiri orang yang memasuki masjid merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Maka dari itu diperlukan antisipasi. Dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini atas dasar dokter sebagai ahli kesehatan.

“OTG sendiri apa dosa masuk masjid? Dia sendiri gak tahu, gak sadar. Jadi antisipasinya pemerintah mengimbau beribadah di rumah. Tapi karena memutus mata rantai itu sama dokter ahlinya kesehatan di antaranya menjaga jarak, lalu memakai masker. Kalau itu dilakukan, insya Allah apalagi di masjid.” tukasnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{