Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Inspektorat Cianjur Ungkap Hasil Pemeriksaan Dana Desa Sukaraharja Kadupandak

Terbit 9 May 2026 09:52 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Inspektorat Cianjur Ungkap Hasil Pemeriksaan Dana Desa Sukaraharja Kadupandak — Cianjur Update
Kepala Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Budi Rahman. Foto: Fauzi/CianjurUpdate

CIANJURUPDATE.COM – Kepala Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Budi Rahman, dilaporkan atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun 2022 hingga 2025. Laporan tersebut mencakup penggunaan anggaran ketahanan pangan, BUMDes, hingga pembangunan fisik sarana dan prasarana desa.

Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan khusus (riksus) di Desa Sukaraharja sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat.

“Kami sudah menerjunkan tim melakukan riksus ke Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak berdasarkan laporan,” kata Endan.

Iklan sevilage

Menurutnya, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan tidak ditemukan adanya penyelewengan anggaran desa, baik dalam bentuk kegiatan fisik maupun program.

Baca Juga
Kawal Perda Keolahragaan, Golkar Cianjur Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Atlet
Berita · Berita terkait

“Hasil riksus, Kepala Desa Sukaraharja tidak terbukti menyelewengkan anggaran desa baik berbentuk fisik maupun program,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaraharja, Budi Rahman, mengaku pemeriksaan lapangan telah dilakukan selama dua hari oleh tim Inspektorat bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan perangkat desa lainnya. Meski demikian, ia menyebut kemungkinan masih ada pemeriksaan lanjutan untuk melengkapi administrasi.

“Sejauh ini hasil ukuran volume khususnya itu real ada dan memang secara volume bahkan sebagian besar malah lebih. Saya meyakini secara volume aman karena semua kegiatan dilaksanakan dan fisiknya di lapangan tidak ada kekurangan,” kata Budi.

Baca Juga
Prestasi Pramuka Garuda di SMKN 1 Cianjur, Lima Siswa Dikukuhkan
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan, laporan yang ditujukan kepada dirinya berfokus pada penggunaan Dana Desa tahun 2022 hingga 2025, terutama pada program ketahanan pangan dan BUMDes. Menurutnya, seluruh kegiatan ketahanan pangan baik berupa pembangunan jalan usaha tani maupun pengadaan ternak telah direalisasikan sesuai perencanaan.

“Seluruh pengadaan ternak maupun fisik itu di lokasi aman, jumlahnya ada dan pelaporannya jelas,” ujarnya Kepada Wartawan Pada Sabtu (9/5/26).

Budi juga menanggapi adanya anggapan dari sebagian warga terkait pelaksanaan swadaya masyarakat dalam pembangunan jalan usaha tani. Menurutnya, kesalahpahaman muncul karena warga mengira upah pekerjaan tidak dibayarkan dan menjadi keuntungan pribadi kepala desa.

Baca Juga
Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak LGBT, Datangi Tiga Kafe di Cianjur
Berita · Berita terkait

Padahal, kata dia, mekanisme swadaya dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat, di mana sebagian upah dialihkan untuk pembelian material tambahan berupa batu sehingga volume pembangunan menjadi lebih besar.

“Yang diswadayakan itu karena memang ada komitmen dengan warga. Upah untuk swadaya dibelikan kembali untuk batu sehingga volumenya bertambah. Jadi bukan uangnya tidak diberikan,” jelasnya.

Ia berharap hasil pemeriksaan Inspektorat dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dana desa tersebut.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{