Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ini Alasan Geng Motor di Cianjur Bacok Kordes Parpol, Motif Dendam?

Terbit 10 Feb 2024 05:49 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM – Lima orang anggota geng motor ditangkap polisi karena telah melukai koordinator desa (Kordes) dari salah satu partai politik di Cianjur, Jawa Barat.

Dua orang di antaranya terpaksa ditembak di kaki karena mencoba melawan dan melarikan diri saat hendak ditangkap.

Polisi menegaskan bahwa motif pembacokan tersebut bukan terkait dengan politik, melainkan karena ada permusuhan antara kelompok geng motor.

Iklan sevilage

Baca Juga: Oknum Suporter Bacok Suporter di Tarkam, Insiden Tragis dalam Perayaan HUT Kemerdekaan RI

Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan, menjelaskan bahwa pembacokan tersebut terjadi pada Minggu (4/2/2024) malam.

Baca Juga
HMI Soroti Perbup Pilkades Serentak Cianjur yang Belum Terbit
Berita · Berita terkait

Saat itu, korban yang berinisial AR (37) sedang dalam perjalanan pulang, ketika tiba-tiba diserang oleh para pelaku.

Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung melukai korban dengan golok hingga menyebabkan luka serius di kepala.

“Pelaku melakukan kekerasan secara brutal kepada korban, sehingga korban mengalami luka berat dan saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit,” kata dia, Jumat (9/2/2024).

Baca Juga: Dendam Pernah Diludahi, Kakak Beradik di Cianjur Bacok Pria Pakai Kapak

Baca Juga
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN Nyalakan Harapan Keluarga Cianjur melalui Light Up The Dream
Berita · Berita terkait

Dia mengatakan bahwa para pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya. Namun saat akan ditangkap, dua orang pelaku yaitu S dan A mencoba kabur dan melawan petugas. Maka dari itu, keduanya ditembak di kaki.

“Kita berikan tindakan tegas terukur kepada dua pelaku yang mencoba kabur,” ucap dia.

Aszhari mengungkapkan bahwa ada lima orang pelaku yang diamankan, yaitu S, Ob, L, A, dan Dk.

“Saat kejadian ada enam orang pelaku, tapi yang bisa kami tangkap ada lima. Satu lagi DPO, kami sedang kejar pelaku itu,” tuturnya.

Dia menyatakan bahwa dari hasil penyelidikan pembacokan itu bukan bermotif politik, tetapi pelaku memiliki dendam kepada korban yang juga anggota geng motor.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

“Kami mendapat informasi bahwa korban ini merupakan kordes. Tapi hubungan korban sebagai kordes partai politik juga kami masih telusuri, karena pihak keluarganya belum menunjukkan surat yang menunjuk korban sebagai kordes atau pendukung parpol,” katanya.

“Dari hasil penyelidikan, tindak kekerasan ini bukan karena unsur politis, murni karena dendam pribadi. Korban dan pelaku ini sama-sama anggota kelompok bermotor (geng motor). Pelaku ini dendam kepada korban yang pernah melakukan kekerasan kepada anggotanya,” tambah dia.

Para pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sementara itu, S, pelaku pembacokan, mengakui bahwa ia membacok korban karena marah mendengar temannya dianiaya oleh anggota geng motor lain.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{