Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Harga Jual Sayuran Anjlok, Petani di Cianjur Tepok Jidat!

Terbit 2 Oct 2021 04:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Harga Jual Sayuran Anjlok, Petani di Cianjur Tepok Jidat! — Cianjur Update
ANJLOK: Harga sejumlah sayuran terutama brokoli di wilayah Cipanas anjlok dan membuat petani merugikan. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cipanas – Sejumlah komoditas sayuran di wilayah Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur mengalami penurunan harga, sejak beberapa pekan terakhir.

Bahkan, jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, kondisi saat ini lebih memprihatinkan dan membuat petani rugi besar.

Salah seorang petani asal Cipanas, Busyrol (35) mengatakan, salah satu jenis sayur yang mengalami harga anjlok adalah jenis brokoli.

Iklan sevilage

Sayur hijau kaya manfaat ini dijual dari petani hanya Rp3 ribu per kilogram saja. Padahal sebelumnya, pada saat kondisi normal bisa dihargai Rp10-15 ribu per kilogram.

“Harga brokoli saat ini tengah anjlok. Bahkan dengan harga Rp3 ribu juga, kita ngejualnya cukup kerepotan, hampir gak laku,” ujar Busyrol (35) kepada Kepada Cianjur

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN Nyalakan Harapan Keluarga Cianjur melalui Light Up The Dream
Berita · Berita terkait

Tak hanya itu, Busyrol menuturkan, jenis sayuran lain pun sejak beberapa pekan kemarin ikut mengalami penurunan harga.

Seperti selada keriting, yang dihargai dari petani hanya Rp500 per kilogram dari sebelumnya di harga Rp5 ribuan.

“Mungkin karena pasokan yang melimpah dari para petani dan kebutuhan pasar yang berkurang. Sehingga beberapa jenis sayuran harus mengalami penurunan harga yang cukup serius,” terangnya.

Selain itu, ia mengungkapkan, harga jual yang anjlok tidak seimbang dengan harga bibit sayur yang harus dibeli petani. Untuk jenis brokoli yang terbilang bagus pun, lanjutnya, saat ini tergolong cukup mahal.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

Ia membeli sekitar Rp120 ribu seratus gram atau seribu biji. Belum lagi ditambah obat pencegahan hama atau busuk yang harganya sama-sama lumayan tinggi.

“Yah, sudah mah harga bibitnya cukup mahal, pupuk juga lumayan, ditambah sekarang harga jualnya turun. Jelas ini gak seimbang dan merugikan petani. Syukur-syukur bisa kembali modal,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, jenis sayuran lainnya yang tengah mengalami anjlok hingga hampir sebulan ini yakni wortel dan wangsih.

Bahkan lanjutnya, faktor penurunan harga wortel, disebabkan banyak kiriman dari luar Cianjur seperti Medan dan Lampung.

Baca Juga
Edelweiss Running Festival Cianjur 2026 Sukses Gaet Ribuan Peserta, Dongkrak Potensi Daerah Hingga UMKM
Berita · Berita terkait

“Untuk harga wortel kini hanya Rp1.500 per kilogram, sementara biasanya kami bisa jual Rp3 ribu hingga Rp5 ribu. Jadi hampir semua komoditi yang dijual ke pasar dan supermarket itu sedang anjlok,” ucap dia.

Dengan kondisi saat ini, sambung Busyrol, para petani hanya berharap, harga sayuran bisa kembali normal, bibi-bibit sayuran dan pupuk atau obat hama lebih murah.

Sehingga, perekonomian tetap lancar dan petani terus bersemangat untuk membangun pertanian dengan maksimal.

“Mudah-mudahan saja segera kembali normal, agar kami juga bisa memenuhi kebutuhan hidup ini dari hasil pertanian,” tutupnya.(ren/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{