Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Naik, Rp 100 Ribu Per Kilogram

Terbit 18 Jun 2022 07:27 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Naik, Rp 100 Ribu Per Kilogram — Cianjur Update

Cianjur Update, Cianjur – Harga cabai rawit merah di Kabupaten Cianjur naik dengan cukup signifikan. Hal itu bisa dilihat di berbagai pasar tradisional yang ada di Kota Santri.

Sejumlah pedagang di pasar tradisional Muka Ramayana Cianjur menjual cabai rawit dengan harga Rp100 ribu per kilogram. Sampai saat ini, cabai rawit merah jadi jenis cabai yang temahal ketimbang yang lain.

Sementara itu, harga cabai tanjung merah sekitar Rp 80 ribu per kilogram, kemudian ada cabai keriting di harga Rp 75 ribu per kilogram. Setelah itu, ada cabai rawit hijau dijual dengan harga Rp 60 ribu per kilogram. 

Iklan sevilage

Salah seorwng pedagang di Pasar Muka Ramayana Cianjur Bambang (40) menjelaskan, harga cabai rawit merah sudah naik selama tiga minggu. Bahkan, harga Rp 100 ribu per kilogram sudah diberlakukan selama 3 hari.

Baca Juga
Tak Kunjung Ditangani, Korban Pergerakan Tanah Takokak Pertanyakan Peran Pemkab Cianjur
Berita · Berita terkait

“Cabai rawit merah per kilogramnya kalau normal 40 ribu. Memang sudah 3 minggu ada kenaikan diberbagai jenis cabai,” kata dia kepada wartawan, Sabtu (18/06/2022). 

Dampak dari kenaikan harga cabai di Cianjur ini, omzet Bambang turun sampai 80 persen. Hal ini pun dikarenakan berkurangnya pembeli di pasar.

“Sekarang hanya habis lima Kilogram sehari, kalau harga lagi normal ramai bisa 10 Kilogram. Sekarang pembeli biasanya satu kilogram jadi setengah ataupun jadi belinya ons an, Itupun yang langganan,” jelas dia. 

Harga Cabai Rawit Merah Naik Karena Gagal Panen

Kepala Pasar Muka Ramayana Cianjur Santi membenarkan kenaikan harga cabai rawit merah ini. Ia menjelaskan salah satu alasannya adalah kurangnya pasokan.

Baca Juga
Sebut Penyegaran Roda Birokrasi, Bupati Wahyu Rotasi 19 Pejabat Pasca Helaran Cianjur
Berita · Berita terkait

“Memang betul ada kenaikan, salah satunya karena pasokan kurang dari beberapa petani cabai,” ucap Santi. 

Hal senada disampaikan Kepala Pasar Cipanas Widya Pratiwi. Ia menjelaskan kenaikan harga cabai khususnya l cabai rawit merah juga terjadi di Pasar Cipanas. 

“Memang di Pasar Cipanas juga harga cabai rawit merah mencapai Rp 100 ribu per kilogramnya, disusul cabai merah tanjung diharga 80 ribu dan cabai keriting Rp 75 ribu per kilogramnya,” ucap Widya. 

Salah seorang petani Cabai di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Cianjur Encep Busrol (34) menjelaskan, saat ini curah hujan tinggi berdampak pada gagal panen di beberapa wilayah pulau Jawa salah satunya Kabupaten Cianjur. 

Baca Juga
Peringati HUT ke-28, DPD PAN Cianjur Beri Bantuan Benih Ikan Hingga Santunan Yatim
Berita · Berita terkait

“Yah betul, gagal panen akibat curah hujan tinggi  jadi tanaman cabai terkena hama busuk buah,” sebut dia.

Kabid Perdagangan Diskoperdagin Cianjur Agus Mulyana mengungkapkan, kondisi kenaikan harga cabai sampai kembali normal belum bisa diprediksi

“Untuk harga cabai itu tidak bisa diprediksi turunnya, karena kalau turun dan naiknya sangat cepat,” singkat dia.(afs)

Berita Terkait

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{