Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Melonjak Jelang Ramadan, Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Terbit 25 Feb 2025 09:36 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Melonjak Jelang Ramadan, Tembus Rp100 Ribu per Kilogram — Cianjur Update
Harga cabai rawit merah di Pasar Muka Ramayana Cianjur melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram akibat cuaca buruk dan pasokan terbatas. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com

Menjelang Ramadan, harga cabai rawit merah di Pasar Muka Ramayana Cianjur mengalami kenaikan signifikan.

Cuaca buruk dan stok terbatas menjadi penyebab utama lonjakan harga ini.

Salah satu pedagang, Ujang Ade, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit merah sudah naik sejak dua hari terakhir.

Iklan sevilage

Harga yang sebelumnya berkisar Rp60 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram kini mencapai Rp100 ribu.

“Cabai rawit merah per kilogramnya kalau normal Rp60 sampai Rp80 ribu. Memang sudah dua hari ini ada kenaikan menjadi Rp100 ribu per kilogramnya,” ujarnya, Selasa (25/2/2025).

Baca Juga
Bersihkan Abu Vulkanik, Polres dan Pemkab Cianjur Kerahkan Water Cannon dan Armada Damkar
Berita · Berita terkait

Selain cabai rawit merah, jenis cabai lain juga mengalami kenaikan harga meski tidak terlalu drastis.

Cabai merah tanjung dan cabai merah keriting yang sebelumnya Rp60 ribu kini menjadi Rp70 ribu per kilogram.

Sedangkan cabai hijau naik dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga cabai ini disebabkan curah hujan tinggi yang membuat banyak tanaman busuk. Akibatnya, pasokan ke pasar berkurang dan harga naik. Selain itu, ini juga fenomena tahunan menjelang Ramadan dan Idulfitri,” jelas Ujang.

Lonjakan harga ini berdampak pada penjualan pedagang di pasar.

Baca Juga
Pemkab Cianjur Prioritaskan BPJS bagi Warga Tak Mampu, Soal UHC: Itu kan Hanya Predikat
Berita · Berita terkait

Ujang mengaku omzetnya turun hingga 20 persen karena pembeli mengurangi jumlah belanja mereka.

“Sekarang saya hanya bisa menjual lima kilogram sehari. Kalau harga normal, bisa sampai 10 hingga 15 kilogram. Pembeli yang biasa beli satu kilogram sekarang hanya setengah atau bahkan ons-an,” katanya.

Senada dengan Ujang, Jejen (35) juga merasakan dampak kenaikan harga cabai yang mencapai Rp100 ribu per kilogram.

“Ya, harga cabai rawit merah sekarang sudah Rp100 ribu per kilogram,” ujarnya.

Menurut Jejen, kenaikan ini merupakan siklus tahunan yang selalu terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga
Chaeronsyah Pimpin IJTI Cianjur, Siap Bangun Jurnalis Kredibel
Berita · Berita terkait

“Awalnya harga normal Rp60 ribu hingga Rp70 ribu, sekarang sudah Rp100 ribu. Biasanya, pertengahan Ramadan harga turun, tapi seminggu sebelum Idulfitri naik lagi hingga Rp120 ribu per kilogram,” jelasnya.

Kenaikan harga ini juga berdampak pada daya beli masyarakat.

Banyak pelanggan yang mengurangi jumlah pembelian karena harga yang tinggi.

“Harga cabai naik, penjualan berkurang. Saya juga bingung menentukan harga untuk pelanggan,” pungkas Jejen.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{