Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Gaya Bernyanyi Lagu Daerah Masyarakat Sunda dan Cianjur yang Penting Diketahui

Terbit 14 Jun 2022 23:48 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Gaya Bernyanyi Lagu Daerah Masyarakat Sunda dan Cianjur yang Penting Diketahui — Cianjur Update
Ilustrasi Sinden, Sumber Instagram @rarhamutiara

– Gaya bernyanyi lagu daerah masyarakat Sunda dan Cianjur, adalah Mamaos. Yaitu suatu permainan musik yang menggabungkan kecapi dengan pembacaan kisah-kisah adiluhung. Hal ini merupakan cirikhas yang telah ada sejak zaman dulu pada masyarakat Sunda dan Cianjur.

Lagu Daerah dan Sinden 

Sebelum mengetahui seperti apa gaya bernyanyi lagu daerah masyarakat Sunda dan Cianjur. Tidak ada salahnya mengenal lagu daerah dan penyanyi beserta pengiringnya 

Dengan langkah ini bisa memahami bagaimana cara bernyanyi memakai gayanya khas dan menarik. Biasanya lagu-lagu daerah mengiringi tradisi maupun adat istiadat setempat.

Iklan sevilage

Mulai dari mengiringi upacara adat, tarian tradisonal bahkan dalam bentuk nasehat. Menariknya dalam menyanyikan lagu daerah dibawakan oleh seorang penyanyi yang disebut dengan sinden.

Baca Juga
Siswa SMKN 1 Cianjur Ikuti PTA SMAKZIE 2026 di Sarongge, Kepsek: Satu Langkah Kuatkan Semangat
Berita · Berita terkait

Atau dengan kata lain sinden, adalah sebutan penyanyi lagu daerah di Jawa dan Bali . Menariknya aksinya seorang sinden tidak sendirian ditemani 8-10 orang bila pertunjukkannya besar.

Baca Juga:

Gaya  Bernyanyi Lagu Daerah Masyarakat Sunda dan Cianjur

Hal menarik dari lagu daerah yang dinyanyikan oleh sinden, adalah gaya sinden bernyanyi. Lagu daerah selain berbeda bahasanya juga gaya bernyanyinya khas dan  biasanya bersifat turun temurun dari nenek moyang.

Hal ini berbeda dengan gaya bernyanyi lagu daerah masyarakat Sunda dan Cianjur juga mempunyai ciri khas dan kebiasaan tersendiri yang disebut dengan Mamaos atau Mamanca.

BACA JUGA: Aksara Sunda Swara, Ngalagena, Rarangken, dan Pangwilang Angka

Apa itu Mamaos

Mamaos telah ada sejak sebelum kemerdekaan, tetapi dalam perkembangan merupakan sebuah seni yang menggabungkan permainan kecapi dengan kisah-kisah adiluhung.

Baca Juga
Edelweiss Running Festival Cianjur 2026 Sukses Gaet Ribuan Peserta, Dongkrak Potensi Daerah Hingga UMKM
Berita · Berita terkait

Melansir laman warisan budaya.kemendikbud.go.id Hal menarik dari Mamaos telah ada semenjak tahun 1761 baru berkembang di wilayah Cianjur tahun 1834 oleh Bupati Cianjur RAA Kusumaningrat.

Perkembangan selanjutnya Mamaos pada awalnya dinyanyikan oleh kaum laki-laki, tetapi kemudian kaum perempuan juga ikut menyanyikannya sampai sekarang.

Para juru mamaos yang berasal dari kaum wanita terkenal di kalangan masyarakat Sunda dan Cianjur, antara lain Ibu Mong, Ibu O’oh, Nyi Mas Saodah dan Rd Siti Sarah. Mereka  rata-rata memiliki kemampuan berbeda dan ciri khas dalam gaya bernyanyi lagu daerah masyarakat Sunda dan Cianjur.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{