Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Garis Kabupaten Cianjur Bersama Mabes Polri Komitmen Dukung Pilpres 2019 Aman

Terbit 2 Sep 2018 08:12 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Garis Kabupaten Cianjur Bersama Mabes Polri Komitmen Dukung Pilpres 2019 Aman — Cianjur Update
Pimpinan Garis Kabupaten Cianjur, H Chep Hernawan (tengah) di samping kanannya perwakilan Dirkamneg Baintelkam Mabes Polri, AKBP Syuhaimi berfoto bersama usai mendeklarasikan gerakan anti radikalisme dan terorisme.(Foto: rizky/Cianjurtoday)

Cianjur Update – Gerakan Reformis Islam (Garis) menyuarakan deklarasi anti paham radikalisme, dan terorisme di Ponpes Nurul Hidayah, Kampung Palalangon, Desa Sindangraja, Kecamatan Ciranjang Minggu (02/08/2018). Selain itu, di hadapan tim Keamanan Negara (Kamneg) Baintelkam Mabes Polri, Garis juga menyampaikan bahwa pihaknya mendukung Pileg dan Pilpres 2019 aman sentosa bersih dari isu SARA.

Pimpinan Garis Kabupaten Cianjur, H Chep Hernawan menuturkan, selama ini ada oknum yang mendalangi dan mempeta konflikan pihaknya. Garis, kata dia diidentikan dengan gerbong radikal, bahkan hingga disebut sarang teroris.

“Oleh karena itu pada momentum ini, kami mengumpulkan aktivis, ulama berjanji di hadapan perwakilan dari Mabes Polri agar mempersatukan visi misi untuk tidak memecah belah bangsa. Kami dukung Pilpres Pileg aman, tanpa fitnah, serta ujaran kebencian,” ujarnya kepada

Iklan sevilage

Lewat kesatuan dan persatuan, kata dia, keutuhan NKRI bakal terjaga. Kemudian, umat pun tidak akan terpecah belah dan saling bermusuhan satu sama lain.

Baca Juga
Prestasi Pramuka Garuda di SMKN 1 Cianjur, Lima Siswa Dikukuhkan
Berita · Berita terkait

“Kami siap menolak segala sesuatu hal yang condong, serta mengarah untuk memicu memecah belah bangsa. Termasuk salah satunya menghalau informasi-informasi hoaks yang sumbernya tidak jelas,” jelas Chep.

Chep mengatakan, keseriusan pihaknya menyikapi deklarasi yang baru saja diikrarkan akan ditunjukan melalui serangkaian langkah ke depan. Garis bakal mensosialisasikan gerakan menolak paham radikal dan terorisme kepada pesantren-pesantren binaannya.

“Ponpes yang kami bina, tentunya akan kami berikan arahan sesuai materi yang diberikan oleh Kamneg Baintelkam Mabes Polri,” terangnya.

Dirkamneg Baintelkam Mabes Polri, Brigjen Pol Djoko Mulyono, yang mengutus AKBP Syuhaimi sebagai wakil menjelaskan, kegiatan ini merupakan serangkaian tugasnya untuk menjaga keamanan negara. Keutuhan NKRI, menurutnya, terancam oleh paham-paham menyesatkan yang disebarluaskan melalui media sosial (medsos).

Baca Juga
Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak LGBT, Datangi Tiga Kafe di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Informasi hoaks, fitnah, dan paham sesat itu kenyataannya hari ini mengancan keutuhan NKRI. Maka dari itu di sini adalah tugas kami untuk mengantisipasi dan menanganinya,” paparnya.

Lembaga pendidikan tidak terkecuali pesantren, menurut Syuhaimi, adalah sasaran berkembang biaknya paham radikalisme dan informasi hoaks. Selain itu, organisasi-organisasi pun serupa dijadikan sasaran empuk bagi oknum yang hendak memecah belah kesatuan.

“Tujuan kita memberikan suatu pembelajaran dan wawasan kebangsaan, dengan harapan menjaga situasi dan keamanan. Hal ini juga merupakan modal besar supaya agenda nasional untuk 2019 pemilihan Pileg dan Pilpres bisa kondusif demi keutuhan NKRI. Inilah tugas kita untuk menetralisir, berita fitnah alias hoaks,” pungkasnya.(riz)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{