Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dua Kecamatan di Cianjur Diterjang Banjir Luapan Sungai: Ratusan Rumah Terendam, Fasilitas Pendidikan Rusak Berat

Terbit 5 Apr 2026 16:41 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Dua Kecamatan di Cianjur Diterjang Banjir Luapan Sungai: Ratusan Rumah Terendam, Fasilitas Pendidikan Rusak Berat — Cianjur Update
Banjir melanda wilayah Cianjur pada Minggu malam (5/4/2026). Air yang sempat mencapai ketinggian signifikan membuat aktivitas warga terganggu dan sejumlah rumah terdampak. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Intensitas hujan yang tinggi memicu luapan sungai dan drainase di Kabupaten Cianjur, pada Minggu (5/4/2026) malam. Bencana ini melanda dua kecamatan, mengakibatkan ratusan rumah terendam, akses jalan utama lumpuh, hingga kerusakan signifikan pada fasilitas pendidikan.

Air mulai naik ke pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB. Meskipun awalnya genangan hanya setinggi mata kaki, debit air meningkat drastis seiring hujan lebat yang tak kunjung reda sejak sore hari.

Di Desa Peuteuyconding, Kecamatan Cibeber, tinggi muka air (TMA) dilaporkan sempat mencapai satu meter. Alawi (30), salah seorang warga setempat, menuturkan betapa cepatnya air menginvasi bangunan.

Iklan sevilage

“Hujannya dari sore. Tapi mulai banjir sekitar jam 8 malam. Bahkan tadi ketinggian air sampai 1 meter,” kata Alawi.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Dampak banjir kali ini tidak hanya menyasar hunian warga. Sebuah madrasah di wilayah tersebut mengalami kerusakan struktural akibat tekanan air yang besar. “Iya madrasah atau tempat ngaji anak-anak juga sampai jebol. Barang-barang terendam semuanya,” tambah Alawi.

Selain merusak bangunan, akses vital yang menghubungkan Cianjur-Cibeber sempat terputus total. Kendaraan bermotor dilaporkan tidak ber berani melintas akibat tingginya genangan di badan jalan.

Camat Cibeber, Ardian Athoillah, mengonfirmasi bahwa terdapat enam desa di wilayahnya yang terdampak langsung oleh luapan sungai ini. Pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerugian materiil.

“Yang terdampak banjir ada enam desa. Untuk informasi sementara terendam puluhan rumah dan jalan. Tapi data pastinya yang terendam masih kami lakukan pengecekan di lapangan,” jelas Ardian.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Meski kondisi air mulai surut menjelang tengah malam, Ardian mengimbau warga untuk tidak lengah, terutama terhadap ancaman sekunder pascabanjir.

“Pasca banjir tetap harus waspada dari hewan liar seperti biawak dan ular. Kemudian cek juga alat elektronik serta jaringan listrik, khawatir masih ada aliran listrik yang membahayakan,” tegasnya.

Sementara itu, di Kecamatan Cilaku, dampak banjir dilaporkan lebih terkonsentrasi di satu titik. Kapolsek Cilaku, AKP Isep, menyatakan bahwa Desa Sukasari menjadi wilayah yang terdampak dengan sekitar 30 unit rumah terendam.

“Untuk di Cilaku hanya ada satu desa yakni Desa Sukasari. Tidak ada korban, tapi sekitar 30 rumah terendam. Sekarang berangsur surut juga, warga mulai membersihkan rumahnya dari sisa air dan lumpur akibat banjir,” pungkas AKP Isep.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{