Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Deretan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Cianjur

Terbit 19 Mar 2020 01:48 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Deretan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Cianjur — Cianjur Update

Cianjur Update, Cianjur – Kekerasan Terhadap Anak (KTA) dan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) merupakan kasus yang kerap terjadi di Kabupaten Cianjur. Meski demikian, kasus KTA lebih banyak daripada KTP.

Berdasarkan rekapitulasi laporan kasus KTA dan KTP Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur 2019, terdapat 22 kasus KTA. Untuk kasus KTP hanya ada 7 kasus yang masuk ke P2TP2A Kabupaten Cianjur.

Dalam rekapitulasi tersebut pun, untuk kasus trafficking anak ada empat kasus. Lalu, kasus persetubuhan anak ada 14 kasus. Kemudian, untuk kekerasan terhadap anak ada satu kasus. Terakhir, untuk kasus pencabulan anak ada empat kasus.

Baca Juga
Perkuat Kemitraan Antar Koperasi, Dekopinda Cianjur Temu Bisnis Pengusaha dan Lembaga Keuangan
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Sementara itu, untuk kasus trafficking perempuan ada empat kasus. Lalu, kasus persetubuhan atau pemerkosaan perempuan ada satu kasus. Kemudian, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap perempuan ada satu kasus.

Di tahun 2019 pun, terhitung dalam kasus KTA, korban perempuan mencapai 21 orang. Sementara untuk korban laki-laki hanya ada satu orang. Sementara di kasus KTP, ketujuh korban kasus tersebut merupakan perempuan.

Di tahun 2020, rekapitulasi laporan KTA dan KTP baru sampai Februari. Di tahun ini, hanya ada empat kasus KTA yaitu persetubuhan terhadap anak dengan korban semuanya adalah perempuan.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

“Untuk program pencegahan masih terus sosialisasi ke masyarakat ataupun sekolah-sekolah, kerjasama dengan sekolah dan desa,” tutur Ketua Harian P2TP2A Kabupaten Cianjur, Lidya Indiyani Umar saat dihubungi Cianjur Update, Senin (16/03/2020).

Ia pun mengungkapkan, kasus yang ada di tahun 2019 terbilang rendah jika dibandingkan dengan kasus di tahun sebelumnya. “Rendah, ada penuruban yang cukup signifikan terutama kasus trafficking,” tuturnya.

Selain itu, Lidya pun berharap kasus-kasus seperti ini bisa menurun. “Harapan kami ke depan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Cianjur menurun atau dapat diminimalisir,” tutupnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{