Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dampak Kebijakan Baru: Kuota Haji Cianjur 2026 Anjlok Jadi 59, Antrean Membengkak 26 Tahun

Terbit 13 Nov 2025 22:56 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Dampak Kebijakan Baru: Kuota Haji Cianjur 2026 Anjlok Jadi 59, Antrean Membengkak 26 Tahun — Cianjur Update
Calon jemaah haji di Cianjur menghadapi ketidakpastian setelah kuota haji 2026 anjlok menjadi 59 orang. Kebijakan baru menyebabkan antrean membengkak hingga 26 tahun. (foto: ilustrasi)

CIANJURUPDATE.COM — Harapan ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur untuk berangkat ke Tanah Suci pada 2026 terancam pupus. Pasca perubahan aturan pendistribusian kuota, alokasi haji untuk ‘Kota Santri’ anjlok secara dramatis, dari yang semula 1.305 orang menjadi hanya 59 orang.

Konsekuensi dari pemangkasan drastis ini, daftar tunggu (waiting list) haji di Cianjur yang sebelumnya sudah relatif singkat di 15-16 tahun, kini membengkak hingga 26 tahun.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Cianjur, Rian Fauzi, membenarkan situasi tersebut.

Iklan sevilage

BACA JUGA: Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Diwarnai Haru dan Duka, Dua Orang Wafat di Tanah Suci

Baca Juga
Polres Cianjur dan Komunitas Ojol Gagalkan Penggelapan Mobil, Pelaku Tertangkap Usai Pura-pura Temukan Kunci
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan, akar masalahnya adalah kebijakan baru yang menggeser sistem kuota dari alokasi per kabupaten/kota menjadi kuota terpusat di tingkat provinsi.

“Tidak ada lagi kuota kabupaten/kota. Tapi kuota provinsi. Pemerataannya dilakukan berdasarkan pendaftaran se-Jawa Barat. Dampaknya ada peralihan kuota di daerah, termasuk Cianjur pun menjadi berkurang kuotanya,” kata Rian, Kamis (13/11/2025).

Ia mengonfirmasi bahwa kuota yang setiap tahunnya stabil di angka 1.305 orang, kini turun drastis.

“Mungkin dibandingkan daerah lain, Cianjur yang paling signifikan. Bahkan untuk satu kloter pemberangkatan pun tidak,” ujar dia.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Beri Penghargaan kepada Warga yang Bantu Ungkap Peredaran Uang Palsu
Berita · Berita terkait

Ironisnya, Rian menjelaskan bahwa Cianjur menjadi daerah yang paling terdampak parah justru karena sebelumnya memiliki manajemen antrean yang relatif lebih cepat.

Sistem pemerataan baru di tingkat provinsi kini mengutamakan pendaftar yang lebih lama dari seluruh Jawa Barat, di mana daerah lain masih memberangkatkan pendaftar tahun 2011 dan 2012. Sementara, Cianjur sebelumnya sudah sampai pada pendaftar tahun 2015. Hal ini membuat kuota Cianjur “terserap” untuk memenuhi antrean lama di daerah lain.

“Jadi kalau didasarkan pada nomer urut pendaftaran, kuota jemaah yang berangkat hanya 59 orang. Itupun yang sebelumnya menunda keberangkatan. Jadi yang sudah daftar di 2011 dan 2012 tapi baru bisa berangkat di tahun depan,” kata dia.

Rian memproyeksikan dampak jangka panjang yang serius bagi calon jemaah. “Yang sudah daftar jadi mundur beberapa tahun, dan yang baru daftar bisa 26 tahun baru berangkat. Padahal sebelumnya antrean pemberangkatan hanya 15-16 tahun,” tambahnya.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Menghadapi situasi ini, Kemenag Cianjur telah berupaya berkomunikasi dengan pimpinan agar kebijakan tersebut ditunda hingga 2027. Alasan utamanya adalah nasib para calon jemaah yang, berdasarkan perhitungan kuota normal sebelumnya, telah bersiap penuh untuk berangkat tahun depan. Banyak dari mereka kini dihadapkan pada ketidakpastian.

“Mereka kan tahunya akan berangkat tahun depan jika dengan kuota normal. Dan kebanyakan sudah melakukan persiapan sejak jauh hari. Baiknya yang tahun ini tetap dengan kuota normal, baru di tahun berikutnya dengan kebijakan baru. Calon jemaah pun akan lebih menerima sebab sudah tahu lebih awal,” pungkasnya.***

Editor: Indra Arfiandi 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{