Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dampak Corona, Pemancingan Cirata Sepi Pengunjung

Terbit 8 Apr 2020 04:34 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Ciranjang – Pemancingan di genangan air Waduk Cirata, tepatnya di Jangari, Coklat, Calingcing, dan Babakan Garut Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur sepi pengunjung. Hal ini dampak Pandemi Corona, sehingga pemancing kebanyakan tak beraktivitas di luar rumah.

Biasanya, pengunjung tiap harinya tidak kurang dari 500 sampai 600 orang. Namun sekarang para pemancing yang datang sekitar 100 orang tiap hari. Pemilik lapak hanya mendapatkan keuntungan Rp100 sampai Rp200 ribu.

Salah seorang pemilik lapak pemancingan genangan air Cirata di lokasi Jengjen, Aki Dayat (60), memiliki lapak sebanyak 15 unit. Lapak tersebut setiap unitnya bisa digunakan untuk 6 orang pemancing, dengan biaya sewa Rp10 ribu sehari semalam.

Baca Juga
KONI Cianjur Apresiasi Pengesahan Perda Keolahragaan, Beny Rustandi: Semoga Berdampak Baik ke Semua Sektor
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

“Sebelum adanya wabah Virus Covid-19, para pemancing yang menyewa lapak tidak kurang dari 60 orang. Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu itu sampai 100 orang penyewa lapak, karena yang datang dari Bandung, Sukabumi dan Cianjur itu sendiri,” paparnya kepada Cianjur Update, Selasa (8/4/2020).

Pria yang akrab dipanggil Aki Ewon ini bercerita, setelah adanya wabah Virus Covid-19 dan isolasi lokal, jumlah penyewa hanya 40 sampai 50 orang. Sebab yang datang hanya warga Kabupaten Cianjur saja, sedangkan pencinta mancing dari Bandung dan Sukabumi tidak datang.

“Dengan adanya itu tentu saja pendapatan sehari-hari pun menurun drastis, anjlok sampai 70 persen dibanding sebelumnya,” tambahnya.

Baca Juga
Lima Mobil Tangki Lintas Instansi Pasok Air Bersih ke 14 Kecamatan Terdampak Kekeringan di Cianjur
Berita · Berita terkait

Sementara itu, salah seorang pemancing warga Kecamatan Haurwangi, Ujang Saprudin (52), menambahkan, seluruh rakit gerbong lapak pemancingan yang ada di setiap lokasi sepi pengunjung. Kalaupun ada paling warga yang rumahnya dekat lokasi pemancingan saja.

Menurutnya, mancing banyak orang atau sedikit orang berbeda suasananya. Kalau banyak orang cukup ramai dan menjadi hiburan. Berbeda dengan mancing sepi, tidak ada daya tarik hiburan.

“Pendapatan ikan hasil mancing itu tidak ada bedanya dengan banyak orang dan sepi, hasilnya sama saja,” tambahnya.(ct5/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{