Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Massa Aksi Penolakan Kenaikan BBM Dapat Sembako dari Kapolres dan Dandim 0608 Cianjur

Terbit 19 Sep 2022 11:52 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Massa Aksi Penolakan Kenaikan BBM Dapat Sembako dari Kapolres dan Dandim 0608 Cianjur — Cianjur Update
Massa Aksi Penolakan Kenaikan BBM Dapat Sembako dari Kapolres dan Dandim 0608 Cianjur .(Foto: Cianjur Update)

Cianjur Update, CIanjur – Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi yang dilakukan Aliansi Buruh Cianjur di depan Gedung Pendopo Kabupaten Cianjur pada Senin, (19/9/2022) terus bertahan hingga malam.

Aliansi Buruh Cianjur sendiri masih menunggu surat dan ditemani dengan Kapolres Cianjur Doni Hermawan dan juga Dandim 0608/Cianjur Letkol Arm Haryanto beserta jajaran.

Selain itu, para Aliansi Buruh Cianjur juga mendapatkan sembako berupa beras yang di berikan oleh TNI dan Polri.

Iklan sevilage

Para massa aksi juga mendapatkan bantuan untuk pulang berupa satu unit mobil dalmas polres Cianjur dan satu unit mobil dalmas dari satpol PP Kabupaten Cianjur.

Baca Juga
Bersihkan Abu Vulkanik, Polres dan Pemkab Cianjur Kerahkan Water Cannon dan Armada Damkar
Berita · Berita terkait

Masa pun bubar setelah Surat dari Bupati Cianjur Herman Suherman bahwa tuntutan mereka akan di sampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Tanggapannya kita akan meneruskan kepada pemerintah pusat, lalu kita akan keinginan mereka,” ungkap Herman dihubungi wartawan, Senin (19/9/2022).

BACA JUGA: Sumarni, Penderita Kanker Payudara di Cianjur Meninggal Dunia Hari Ini

Soal UMK, Herman mengatakan, kewenangan tersebut berada di tangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pihaknya pun mengklaim sudah menyampaikan aspirasi para buruhk/

Baca Juga
Pemkab Cianjur Prioritaskan BPJS bagi Warga Tak Mampu, Soal UHC: Itu kan Hanya Predikat
Berita · Berita terkait

“Itu kewenangannya gubernur kita teruskan ke pak gubernur apapun sudah disampaikan, sama seperti daerah lain,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Serikat Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Cianjur Hendra Malik berharap, Bupati Cianjur H Herman Suherman tidak berbohong dan bisa menyampaikan aspirasi buruh.

“Saya berharap apa yang disampaikan bupati benar-benar bisa dilaksanakan, tidak hanya rilisan saja, tetapi surat yang tadi disampaikan benar-benar dikirimkan ke provinsi dan ditembuskan ke pusat,” kata dia.

Untuk membuktikan keseriusan Bupati Cianjur H Herman Suherman, Hendra menjelaskan, pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa di tingkat provinsi pada 21 September 2022 mendatang. Pihaknya akan menanyakan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, apakah benar Bupati Cianjur menyampaikan aspirasi buruh.

Baca Juga
Chaeronsyah Pimpin IJTI Cianjur, Siap Bangun Jurnalis Kredibel
Berita · Berita terkait

“Hari Rabu kita akan aksi di provinsi,, kita akan tanya ke Gubernur, kalau tidak dikirim, berarti bupati telah membohongi buruh. Kami minta jangan membohongi buruh,” ungkap dia.

Hendra menjelaskan, tahun ini minimal UMK Cianjur bisa naik 15 persen menjadi sekitar Rp3,1 juta. Akan tetapi, menurutnya, upah tersebut hanya bisa memenuhi buruh lajang yang belum berkeluarga.

“Sementara masih belum bisa memenuhi buruh yang sudah berkeluarga dan kita sudah tertinggal jauh,” tutup dia.(iki/afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{