Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Waspada Lonjakan Kasus Gondongan Anak di Indonesia, Berikut Tips Efektif Pencegahannya

Terbit 13 Nov 2024 22:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Waspada Lonjakan Kasus Gondongan Anak di Indonesia, Berikut Tips Efektif Pencegahannya — Cianjur Update
Ilustrasi anak sakit. (Foto: Pexels.com)

Kasus gondongan atau mumps pada anak-anak di Indonesia sedang mengalami lonjakan signifikan.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat jumlah kasus gondongan pada anak usia 5-10 tahun kian meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Di wilayah Jawa Timur, data menunjukkan gondongan jauh lebih dominan dibandingkan dengan penyakit lain.

Iklan sevilage

Menurut dr Irene Ratridewi, SpA(K), M.Kes, jumlah kasus gondongan mencapai 6.000, empat kali lipat dari kasus flu singapura atau HFMD yang berada di angka sekitar 1.600.

Baca Juga
Polsek Pacet dan Polres Cianjur Ungkap Kasus Ranmor, Puluhan Motor Diamankan
Berita · Berita terkait

“Paling banyak mumps, nomor dua HFMD, yang ketiga cacar air. Di mana dua atau tiga bulan yang lalu terbalik kejadiannya. Kasusnya (gondongan) sampai 6.000 lebih ya, kalau kita lihat tadi HFMD 1.600 sekian,” ujar dr Irene dilansir Detik.com, Kamis (14/11/2024).

Lonjakan ini cukup mengkhawatirkan karena gondongan bisa menyebabkan komplikasi pada remaja laki-laki berupa orchitis, yaitu peradangan pada testis.

Kondisi ini tentu memerlukan perhatian ekstra dari para orang tua agar mencegah anak-anak terpapar virus gondongan ini.

Baca Juga
Disnakertrans Cianjur Tangani 42 Kasus Pekerja Migran Ilegal pada Paruh Pertama 2026
Berita · Berita terkait

IDAI menyarankan orang tua untuk memastikan anak-anak menjaga jarak fisik, tidak berbagi alat makan, dan menjaga kebersihan.

Anak yang terinfeksi gondongan disarankan menjalani isolasi mandiri, menghindari sekolah, dan menjaga jarak sosial dengan lingkungan sekitar.

“Anak-anak yang mengidap tiga penyakit tersebut (gondongan, cacar air, dan HFMD) harus tidak boleh masuk sekolah. Dia harus diam di rumah, karantina, isolasi, physical distancing,” tambah dia.

Untuk mengurangi risiko penularan, IDAI menggarisbawahi pentingnya imunisasi pada anak.

Baca Juga
Tekan Kasus PMI Ilegal, Pemkab Cianjur Perketat Pengawasan hingga Pelosok Desa
Berita · Berita terkait

Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik dengan air mengalir juga sangat disarankan agar tidak mudah tertular.

Nutrisi seimbang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh optimal.

Orang tua diimbau untuk memberikan asupan bernutrisi yang baik agar anak-anak memiliki daya tahan tubuh kuat.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
RSUD Cimacan Cianjur