Tingkatkan Perputaran Uang Daerah, Bupati Cianjur Wajibkan ASN Belanja di Pasar Rakyat

CIANJURUPDATE.COM – Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, meluncurkan program ASN Bersinar di Pasar Induk Cianjur. Peluncuran program ini menjadi tindak lanjut surat edaran bupati yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS berbelanja kebutuhan harian dan bulanan di pasar rakyat, Jum’at (13/2/26).

Pemerintah Kabupaten Cianjur menggandeng Bank BJB mendorong penggunaan QRIS Bank BJB untuk memperkuat ekonomi lokal dan mempercepat digitalisasi transaksi.

Sejumlah Anggota DPRD Komisi 2, para kepala OPD, unsur TNI-Polri, direksi Bank BJB, pengurus Pasar Induk, pedagang, dan masyarakat menghadiri kegiatan tersebut.

Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan, ASN Bersinar bertujuan membangun budaya belanja di pasar rakyat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap produk lokal.

“Ini kegiatan ASN Bersinar. Kami ingin membudayakan belanja di pasar rakyat. Mulai dari ASN, termasuk Forkopimda, TNI, Polri, serta dinas dan instansi lainnya,” kata Wahyu usai peluncuran.

BACA JUGA: Pemain Muda Asal Cianjur, Muhammad Ravi Fabregas, Bawa Indonesia Juara di Thailand

Ia menyatakan, kebiasaan belanja di pasar rakyat akan meningkatkan perputaran uang di daerah dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cianjur.

“Kami berharap ini menjadi budaya. Setelah terbiasa, akan tumbuh kekuatan untuk mencintai produk lokal dan meningkatkan perekonomian Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Pemkab Cianjur juga mempercepat digitalisasi transaksi dengan mengoptimalkan QRIS Bank BJB.

Sistem ini menawarkan transaksi cepat dan aman dengan PIN, riwayat pembayaran tercatat otomatis, serta peluang promo di berbagai merchant.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Dedi, menegaskan tidak ada monopoli merchant dalam program ini.

BACA JUGA: Pemkab Cianjur Hibahkan Lahan 15.000 Meter untuk Pembangunan Kantor Kemenhaj

Meski menggandeng Bank BJB, pemerintah memastikan tidak membatasi kerja sama dengan bank lain.

“Bank lain silakan masuk. Saat ini kami bekerja sama dengan BJB untuk mendukung digitalisasi. Kalau ada bank lain yang ingin bergabung, tentu diperbolehkan,” tegas Dedi.

Selain mendorong belanja ASN dan digitalisasi transaksi, Pemkab Cianjur juga menata Pasar Induk agar lebih rapi, bersih, aman, dan nyaman.

Menjelang Ramadan, aktivitas belanja meningkat dan menjadi peluang bagi pedagang untuk mendongkrak omzet.

Pemerintah menargetkan Pasar Induk menjadi pusat perbelanjaan masyarakat sekaligus motor penggerak ekonomi daerah yang berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Cianjur.***

Exit mobile version