CIANJURUPDATE.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur resmi menutup agenda Bulan Dana 2025 dengan capaian yang mengesankan. Bertempat di Bale Praja Pendopo Cianjur pada Rabu (11/2/2026), seremoni penutupan ini menjadi bukti nyata meningkatnya solidaritas sosial masyarakat di wilayah berjuluk Kota Santri tersebut.
Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi PMI Cianjur, Pengurus Bidang Relawan dan Diklat PMI Provinsi Jawa Barat, Caca Kuswara, serta Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe.
Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, memaparkan bahwa total penggalangan dana kemanusiaan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp1.052.798.200. Setelah dikurangi biaya operasional sebesar 7 persen, dana bersih yang dikelola PMI mencapai kisaran Rp980.000.000.
Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya. Bagi pria yang akrab disapa Orik ini, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan indikator pulihnya kepercayaan publik.
“Alhamdulillah kalau saya bukan melihat target, tapi di sini ada peningkatan kepedulian masyarakat dan kepercayaan terhadap PMI Cianjur, dan di mana kita juga kerap melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pendapatan dari bulan kemanusiaan,” ujar Fikri kepada awak media.
BACA JUGA: 120 Ribu Peserta PBI Kembali Dicoret Pusat, Status UHC Prioritas Cianjur Terancam
PMI Cianjur berkomitmen untuk mengonversi setiap rupiah yang terkumpul menjadi aksi nyata di lapangan. Dana tersebut diproyeksikan untuk membiayai berbagai layanan krusial yang selama ini menjadi tulang punggung kemanusiaan di Cianjur.
Rencana Alokasi Pelayanan PMI, lanjut Orik, seperti pendistribusian bantuan bagi korban bencana alam, fasilitas transportasi medis gratis bagi masyarakat respons cepat untuk kecelakaan lalu lintas, sekolah, hingga kecelakaan kerja, pelatihan dan sertifikasi bagi 454 relawan yang tersebar di seluruh kecamatan di Cianjur.
“Tercatat di Cianjur sekarang itu sekitar 454 orang relawan kami yang tersebar di seluruh kecamatan, nah ini juga upaya untuk meningkatkan kapasitas mereka. Prosesnya kami berikan pelatihan dengan target bersertifikasi,” tambah Orik.
Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe, memberikan apresiasi tinggi atas transparansi dan kinerja PMI. Menurutnya, progres yang ditunjukkan organisasi ini sangat krusial bagi ketahanan sosial daerah.
BACA JUGA: 10 Persen PJU Cianjur Padam, Begini Skenario Dishub Amankan Jalur Mudik 2026
“Ya PMI Kabupaten Cianjur sudah berprogres cukup baik termasuk dalam penggalangan dana yang InsyaAllah nanti akan didistribusikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucap Ramzi.
Ramzi berharap agar semangat berbagi ini tidak lagi memerlukan dorongan formal, melainkan menjadi kultur yang melekat pada setiap individu.
“Sebenarnya kalau berbicara soal ini, tidak perlu lagi banyak pembicaraan dan sosialisasi, kita berharap kepedulian kemanusiaan ini dapat tumbuh dengan sendirinya, karena kan ini untuk membantu saudara-saudara, masyarakat kita yang membutuhkan,” pungkasnya.***
