Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Soal RUU Larangan Minuman Beralkohol, DPRD Cianjur: Pemerintah Harus Tutup Pabriknya!

Terbit 17 Nov 2020 06:30 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Soal RUU Larangan Minuman Beralkohol, DPRD Cianjur: Pemerintah Harus Tutup Pabriknya! — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol tengah ramai diperbincangkan. Banyak pihak yang pro dan kontra dengan kehadiran RUU tersebut.

RUU larangan minuman beralkohol diusulkan pertama kali oleh tiga partai yaitu PPP, PKS, dan Gerindra. RUU itu diusulkan 21 anggota dewan, 18 orang dari Fraksi PPP, dua orang dari PKS, dan satu orang dari Fraksi Gerindra. Kini, RUU itu tengah diharmonisasi di Badan Legislasi DPR.

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Sahli Saidi menanggapi RUU Larangan Minuman Beralkohol tersebut. Ia mengatakan hadirnya RUU itu bisa saja jadi percuma jika sumbernya tidak ditutup.

Baca Juga
Kebakaran Alun-Alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede Ditutup 5 Hari Mulai 7-11 Agustus 2026
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

“Kalau ada RUU-nya, pemerintah harus menutup semua pabrik minuman beralkohol supaya tidak ada dampak ke masyarakat. Karena jika pabrik minuman tetap berjalan sama juga bohong,” tutur anggota Fraksi Gerindra ini kepada , Selasa (17/11/2020).

Selain itu, Sahli mengungkapkan, jika peminum minuman beralkohol dikenakan sanksi sementara pabrik yang memproduksi minuman itu dibiarkan, sama saja percuma.

“Jadi jangan sampai pabriknya jalan terus dan yang mengkonsumsinya dikenakan sanksi,” jelas dia.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

Namun, ia menilai dengan adanya RUU Larangan Minuman Beralkohol khususnya di Cianjur yang memiliki julukan Kota Santri akan berdampak positif ke depannya.

“Kalau semua yang haram dilarang, akan bagus dan dampaknya positif. Tapi harus diimbangi dengan penutupan pabriknya baru tambah bagus,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{