Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pria di Haurwangi Tewas Tertemper KA Siliwangi Saat Perbaiki Pipa Air

Terbit 15 Jul 2026 02:58 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Pria di Haurwangi Tewas Tertemper KA Siliwangi Saat Perbaiki Pipa Air — Cianjur Update
Seorang warga Haurwangi, Cianjur tewas tertemper KA Siliwangi saat memperbaiki pipa air di area jalur rel. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM — Seorang warga bernama Sopandi (52) meninggal dunia akibat tertemper Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi di Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden terjadi saat korban sedang memperbaiki saluran pipa air di sekitar jalur rel.

Kanit Lantas Polsek Bojongpicung, Aipda Teddy Firmansyah, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Menurutnya, korban mengalami cedera fatal di bagian kepala dan meninggal di tempat.

"Korban tertemper saat memperbaiki saluran pipa air. Korban luka retak pada kepala bagian pelipis dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Teddy saat memberikan keterangan resmi.

Iklan sevilage

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, korban yang merupakan warga Kampung Kondang, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, tengah berjalan menyusuri saluran pipa air yang rusak. Pada saat bersamaan, KA Siliwangi melaju dari arah Cipatat menuju Cianjur.

Baca Juga
Terekam CCTV, Pria Diduga Curi Uang Kotak Amal di Masjid Al Balad Cianjur
Berita · Berita terkait

Korban yang berjalan membelakangi arah datangnya kereta diduga tidak menyadari kedatangan rangkaian kereta tersebut. Akibat benturan, korban terpental sejauh 10 meter hingga masuk ke dalam parit.

Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, membenarkan terjadinya kecelakaan ini.

Ia menjelaskan bahwa masinis telah menjalankan prosedur standar keselamatan dengan membunyikan suling lokomotif (Semboyan 35) sebagai tanda peringatan, namun korban tetap berada di ruang manfaat jalur kereta api.

"Korban berjalan di bahu rel km 114+8 petak Cipatat - Cipeuyeum dengan posisi membelakangi arah datangnya KA, Masinis KA 341 siliwangi sudah berulang kali menyembunyikan seruling keretanya, namun pejalan kaki tersebut tetap berada di jalur KA sehingga kemudian terjadi temperan dengan KA 341 Siliwangi," tutur Kuswardoyo.

Baca Juga
Delapan Anggota Kelompok Mengaku MoonRaker Diamankan Polisi saat Konvoi di Cianjur
Berita · Berita terkait

Merespons kejadian tersebut, PT KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sepanjang kawasan steril rel kereta api guna mencegah terulangnya kecelakaan dan menjaga kelancaran operasional kereta.

"Jalur kereta hanya untuk operasional perjalanan KA, tidak untuk kegiatan lainnya," pungkasnya.

Sebagai ringkasan peristiwa, kecelakaan lalu lintas khusus ini terjadi di perlintasan jalur kereta api wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, di mana seorang warga bernama Sopandi (52) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertemper Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi pada Selasa (14/7/2026).

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB ketika korban tengah memperbaiki saluran pipa air yang melintang di sekitar area jalur rel kereta api.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Indra Arfiandi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{