Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pandemi Covid-19 Bisa Bikin Suami-Istri Cekcok

Terbit 22 Apr 2020 08:43 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pandemi Covid-19 Bisa Bikin Suami-Istri Cekcok — Cianjur Update
Ketua Harian Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Pemerintah telah memberlakukan berbagai pembatasan sampai Work From Home (WFH) bagi para karyawan atau pekerja swasta. Hal itu pun berimbas pada penghasilan para pekerja, dan bisa berimbas pula pada keharmonisan keluarga.

Ketua Harian Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar menceritakan, ada salah seorang wanita yang berkonsultasi padanya. Wanita itu bercerita tentang percekcokannya dengan sang suami akibat penghasilan suami yang berkurang.

“Ada yang konsul via telepon juga ke saya dampak ini juga dalam rumah tangga bagi perempuan. Ada cekcok dengan suaminya karena tidak ada penghasilan,” tuturnya melalui pesan singkat kepada Cianjur Update, Rabu (22/04/2020).

Baca Juga
Truk Bawa Alat Berat Tabrak Pick-up di Cugenang, Dua Orang Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Namun, Lidya mengaku tidak memiliki data rinci mengenai kasus tersebut. Sebab, sang wanita yang berkonsultasi mendapatkan nomor Lidya dari orang lain yang pernah mengikuti sosialisasi yang diisi Lidya.

“Tapi kami jelaskan, situasi ini memang berpengaruh bagi semua bukan hanya pada satu keluarga tapi semua keluarga. Dan, istri juga harus dapat memahami dan dapat juga berusaha untuk mencari solusi juga agar urusan dapur tetap bisa terpenuhi,” kata dia.

Ibu Rumah Tangga Harus Punya Keterampilan

Ia pun menyarankan kepada para keluarga yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19 untuk bisa berinisiatif seperti memulai usaha kecil atau pun berjualan secara online. Ia menyebut, ibu rumah tangga juga harus punya keterampilan.

Baca Juga
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Berita · Berita terkait

“Intinya perempuan atau ibu rumah tangga juga harus mempunyai ketrampilan agar dalam situasi seperti ini jangan sampai ada korban KDRT atau anak-anak sampai gak bisa makan karena suami tidak mempunyai penghasilan atau akhirnya harus terjadi perceraian karena urusan ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, pada masa darurat pandemi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Cianjur, tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTPA) menurun. Walaupun demikian, tetap ada korban KDRT atau KTPA namun tidak sebesar sebelumnya.

“Alhamdulillah menurun. Tetapi masih ada korbàn tapi tidak banyak, ini yangkami harapkan semoga sampai pandemi Covid-19 ini pergi juga, angka kekerasan terhadap anak dan perempuan tetap menurun. Kalau mau dibandingkan bulan kemaren tiga perkara, bln ini ada satu yang konsul.” tukasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{