Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Lestarikan Tanjidor, Bapak-bapak Ini Keliling Kota

Terbit 11 Feb 2020 12:55 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Lestarikan Tanjidor, Bapak-bapak Ini Keliling Kota — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Ada yang unik di Jalan Mangunsarkoro, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, pagi tadi, Selasa (11/02/2020). Terlihat lima bapak-bapak sedang beraksi memperlihatkan Tanjidor.

Bapak-bapak itu mengenakan batik, ada pula yang mengenakan kemeja polo. Masing-masing mengenakan topi dan menggendong tas.

Ada yang memainkan biola dengan dihubungkan ke pengeras suara. Bass drum layaknya pemain marching band, lalu ada yang memukul kecrek yang unik. Ada pula yang memainkan semacam gambang kecil. Terakhir, ada yang memukul gendang dengan tongkat.

Baca Juga
Peringati Hari Jadi Cianjur ke-349, H. Aris Mulkan: Semangat Trisakti Harus Jadi Jatidiri Kota Santri
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Mereka pun memainkan musik yang mungkin saja jarang terdengar oleh masyarakat Cianjur. Salah seorang dari mereka ada yang bernyanyi, suaranya terdengar samar-samar. Tidak terlalu keras dan terdengar.

Sang pemain bass drum, Rohim (65) mengatakan, musik yang dimainkan bersamanya bernama Tanjidor. “Kesenian betawi dulu,” tuturnya. Ia beserta teman-temannya berkeliling ke kota-kota setiap hari raya Cap Go Meh. “Emang sudah tradisinya seperti itu,” kata dia.

“Kota Jakarta udah keliling semua, besok ke Sukabumi,” kata dia. Dengan niat melestarikan tradisi betawi dari zaman ke zaman, Rohim mengaku, masyarakat antusias. “Banyak yang sudah tahu sama tanjidor ini,” kata dia.

Baca Juga
Dorong Tumbuh Kembang dan Perkuat Peran Orang Tua, Generali Indonesia dan Komunitas Ibu Profesional Hadirkan Program BERGEMA di 50 Kota
Berita · Berita terkait

Rohim bersama empat temannya, Enjum, Amir, Dawi, dan Ita sudah sejak lama berkeliling setiap hari raya Cap Go Meh. “Dari tahun 70 juga udah gini,” kata dia. Mereka kerap menyanyikan lagu-lagu khas betawi. “Seperti, kincir-kincir dan jali-jali,” imbuhnya.

Para personel tanjidor keliling yang berasal dari Bekasi ini ternyata memiliki pekerjaan. “Punya kerjaan semuanya, ada yang ngojek. Kita cuma pas tradisi aja keliling setiap kota,” ungkapnya. Setiap hari raya China, mereka selalu berkeliling ke setiap kota dengan bus. “Pakai bus, lalu jalan ke pusat kota,” ungkapnya.

Tradisi tersebut sudah sejak lama dilestarikan, bahkan sejak Rohim beserta personil lainnya masih kecil. “Dari kecil juga udah bisa kita.” pungkasnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{