Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

LDNU Kutuk Pelemparan Bom Molotov di Kantor PDIP Cianjur

Terbit 8 Aug 2020 03:21 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
LDNU Kutuk Pelemparan Bom Molotov di Kantor PDIP Cianjur — Cianjur Update

– Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dan Rijalul Ansor Kabupaten Cianjur menanggapi pelemparan bom molotov ke kantor DPC PDIP Cianjur. Mereka mengutuk keras tindakan itu dan mendorong polisi untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

Pembina Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Cianjur, Ust Ahmad Yusup, mengatakan, pada prinsipnya NU tidak sejalan dengan tindakan anarkisme. Pihaknya menyebut, NU mengedepankan toleransi dan perdamaian demi NKRI.

“Dan LDNU secara kelembagaan mengutuk kejadian bom molotov di DPC PDI Perjuangan,” katanya, Sabtu (08/08/2020).

Iklan sevilage

Ia mengingatkan umat muslim dan masyarakat Cianjur untuk tidak terprovokasi. Lebih baik hal ini diserahkan kepada pihak berwajib.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Dan di sana adalah tugas penegak hukum untuk menegakkan hukum seadil-adilnya,” ungkap dia.

Yusup mengatakan, masyarakat Cianjur khususnya warga NU, tidak tidak memiliki dan mendukung sifat arogansi seperti yang dilakukan pelaku pelemparan bom molotov di kantor DPC PDIP Cianjur.

“NU mengedepankan konsep kehidupan damai, cinta NKRI. Lalu mengedepankan tentunya ajaran ahlussunah wal jamaah.” tukasnya.

Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Rijalul Ansor, Ust M Ilyas Ruhiat, mengatakan, sebagai warga negara yang taat hukum, sebaiknya penegak hukum segera mengungkap kasus tersebut.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Dengan cepat sesuai aturan dan mekanisme perundang-undangan yang ada di negara kita,” jelas dia.

Dalam hal ini, pihaknya hanya mendukung proses penegakan hukum di Indonesia sebagai negara hukum. Maka dari itu pihaknya mendorong kepolisian untuk bisa menyelesaikan kasus knim

“Kami juga sama sebagai rijalul anshor mengutuk kejadian tersebut karena tidak dibenarkan secara agama.” katanya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{