CIANJURUPDATE.COM – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan mengunjungi Pondok Pesantren Bani Muqoddas Al Islami, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Kamis, 5 Februari 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Tali Asih Polda Jabar sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta dukungan nyata bagi dunia pendidikan pesantren.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial berupa beras sebanyak satu ton, bantuan dana untuk pembangunan pesantren, serta hadiah umrah gratis kepada empat orang unsur guru, dan santri.
Kapolda Jabar menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan sosial dan edukatif.
BACA JUGA: Sambut Ramadan, Sevillage Puncak Hadirkan Promo “Paket Papajar” Mulai 200 Ribu untuk 5 Orang!
“Kami di Polda Jawa Barat mengemban peran sebagai pembina kamtibmas. Pesantren memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa,” ujar Rudi Setiawan kepada wartawan.
Ia menilai para santri dan santriwati sebagai aset penting bangsa yang kelak akan memegang peran kepemimpinan nasional.
Menurutnya, generasi muda di pesantren merupakan cikal bakal pemimpin Indonesia di masa depan.
“Di sini saja ada sekitar 300 santri. Mereka semua calon pemimpin Indonesia ke depan,” ungkapnya.
Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan juga mendorong para santri untuk terus belajar secara tekun agar mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
BACA JUGA: Miris, Viral Guru di Cianjur Tunjukkan Kontrak Gaji Rp 300 Ribu: “Kami Dianggap Tak Perlu Ada”
“Saya berpesan agar generasi muda terus belajar dengan sungguh-sungguh, sehingga kelak dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk Indonesia Emas 2045,” katanya.
Selain itu, Kapolda Jabar mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai fondasi persatuan dalam keberagaman.
“NKRI, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus diyakini, dijaga, dan diamalkan,” tegasnya.
Menutup kegiatan tersebut, Rudi Setiawan berharap hadiah umrah yang diberikan dapat membawa keberkahan bagi penerima dan seluruh keluarga besar pondok pesantren.
“Alhamdulillah, semoga ini membawa barokah bagi kita semua,” pungkasnya.***
