CIANJURUPDATE.COM – Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung memberikan klarifikasi resmi terkait video viral insiden kecelakaan antara sepeda motor gede (moge) dan pengendara Suzuki Satria FU yang terjadi di wilayah Cianjur Selatan pada Minggu (8/2/2026).
Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi hdcibandung_Official. Hingga Minggu pukul 19.00 WIB, unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 12 ribu tanda suka, sekitar 3 ribu komentar, dan ditonton lebih dari 1 juta kali.
Dalam pernyataan resminya, HDCI Bandung menyampaikan keprihatinan sekaligus doa untuk korban agar segera pulih.
“Pertama-tama, doa kami untuk kesembuhan korban agar cepat pulih seperti sediakala,” tulis pernyataan tersebut, dikutip Cianjur Update, Minggu (15/2/2026).
HDCI Bandung juga meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Setelah melakukan identifikasi, pihaknya menegaskan bahwa pengendara moge yang terlibat dalam insiden tersebut bukan merupakan anggota HDCI Bandung.
“Pelaku dalam kejadian tersebut BUKAN bagian dari member HDCI Bandung, karena tidak ditemukan atribut resmi HDCI Bandung. Sebagai informasi, member HDCI Bandung selalu mengenakan vest resmi setiap kali berkendara sendiri ataupun dalam kelompok (touring),” jelasnya.
Selain itu, pihaknya menyatakan bahwa pada Minggu, 8 Februari 2026, tidak ada kegiatan touring anggota HDCI Bandung yang melintasi jalur Cianjur Selatan.
Dalam penutup klarifikasinya, HDCI Bandung mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyebarkan informasi dan tetap mengutamakan keselamatan berkendara. Mereka juga menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.
“HDCI Bandung menolak keras sikap arogansi dan membahayakan di jalan raya,” tegasnya.
BACA JUGA: Bupati Cianjur Meminta Pengelola SKB dan PKBM Cetak SDM yang Berdaya
Sementara itu, HDCI Pusat juga turut merespons insiden tersebut. Dalam unggahan terpisah, Sekretaris Jenderal HDCI, Hadi Karyono, melakukan komunikasi langsung dengan korban melalui video call.
Dalam percakapan berbahasa Sunda yang diunggah di media sosial, Hadi menyampaikan simpati dan permohonan maaf.
“Kumaha kabarna, tos saeann ayeuna oke, oke… Nyuhun hampura nya kang… salam kanggo kulawargi sing sehat,” ucap Hadi kepada korban.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih menjadi perhatian publik dan diharapkan proses hukum dapat berjalan secara transparan demi memberikan kejelasan atas peristiwa yang terjadi.***
