Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

DBD Cianjur, 200 Orang Dirawat, 2 Orang Meninggal

Terbit 23 Apr 2020 09:02 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
DBD Cianjur, 200 Orang Dirawat, 2 Orang Meninggal — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Saat ini ada 200 pasien demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cianjur yang dirawat di rumah sakit sampai bulan April 2019. Sementara itu korban jiwa positif DBD sampai saat ini ada dua orang yang meninggal.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, pihaknya tidak menyingkirkan kejadian DBD yang ada di Kabupaten Cianjur meskipun saat ini sedang berpedang melawan Covid-19.

“Kami juga tidak melupakan DBD yamgsangat rentan dengan perubahan musim. Apalgi musim pancaroba itu harus diantisipasi,” tuturnya saat ditemui Cianjur Update di kantor Dinkes Cianjur, Rabu (22/04/2020).

Iklan sevilage

Selain itu, ia pun menyebut ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan kasus DBD. Namun, ia tidak menyebutkan daerah-daerah tersebut secara rinci.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

“Beberapa daerah sudah ada peningkatan kasus DBD. Kami tetap waspada dari P2P kita selalu terus melaksanakan penyemprotan dan sosialisasi tentang upaya mencegah DBD,” ungkap dia.

Bahkan, dr Yusman menyebut ada beberapa desa yang memiliki kasus DBD di Cianjur. Namun, menurutnya jika dibandingkan tahun lalu, data tersebut lebih kecil.

“Kalau desa mungkin ada beberapa tapi dibandingkan drngan tahun kemarin, peningkatannya lebih kecil. Upaya masyarakat juga seperti gerakan pembersihan sarang nyamuk sangat efektif harusnya masyarakat tidak melupakan,” katanya.

Bahkan, pasien DBD pun masih bisa dirawat di puskesmas yang menyediakan rawat inap. Namun, jika gejala memuburuk perlu penanganan khusus di rumah sakit.

Baca Juga
Truk Bawa Alat Berat Tabrak Pick-up di Cugenang, Dua Orang Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

“Karena kalau DBD itu ada golden period itu ada di hari keempat dan kelima harus waspada dengan shock hipopolemik itu yang harus diwaspadai,” katanya.

Agar bisa terhindar dari DBD, dr Yusman menginbau masyarakat untuk bisa melakukan pembersihan sarang nyamuk bersama-sama. Sehingga tak ada genangan yang menyebabkan DBD.

“Masyarakat harus bisa melakukan pembersihan sarang nyamuk bersama-sama bisa di Jumat Bersih yang dipimpin RT RW agar lingkungan tidak ada genangan terutama di genangan berbahan bukan tanah itu penting sekali.” tukasnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{